“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua WIB Eka Handayani. (ist)

i

Ketua WIB Eka Handayani. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Ketua Lembaga Wartawan Independen Bone (WIB), Eka, menyoroti sejumlah persoalan yang belakangan mencuat di Kabupaten Bone dan mempertanyakan sejauh mana peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.

Menurutnya, berbagai masalah yang terjadi saat ini seolah belum mendapat perhatian serius dari lembaga legislatif, padahal DPRD memiliki mandat sebagai representasi masyarakat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan daerah.

“Sekarang rakyat seolah berjuang sendiri. Ke mana wakil rakyat kita?” ujar Eka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan polemik penggunaan barcode BBM subsidi yang diduga dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak. Selain itu, dugaan penyelundupan solar subsidi yang disebut semakin marak dengan berbagai modus juga dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, Eka juga menyoroti proyek pembangunan Bola Soba yang merupakan salah satu ikon budaya Bone. Menurutnya, proyek yang telah menyerap anggaran miliaran rupiah tersebut masih menyisakan banyak pertanyaan, termasuk terkait dugaan putus kontrak yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan.

Baca Juga :  Jokowi Klarifikasi Isu Panas Kuota Haji, Tegaskan Tak Pernah Perintahkan Korupsi

“DPRD Bone memang sempat menyoroti persoalan ini pada 2025 lalu. Namun sekarang, proyek yang sudah menelan anggaran besar itu seolah tidak lagi menjadi perhatian,” katanya.

Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah aktivitas pertambangan yang diduga ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Bone. Ia menyebut terdapat dugaan penggunaan BBM subsidi untuk mendukung operasional tambang, padahal seharusnya menggunakan BBM industri.

Menurut Eka, praktik tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait karena berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku. Namun hingga kini, ia menilai belum terlihat langkah tegas dari pihak yang memiliki kewenangan.

Selain itu, Eka juga menyinggung kondisi Perumda Ellung Mangenre yang sebelumnya menerima penyertaan modal ratusan juta rupiah dari pemerintah daerah. Meski telah memperoleh dukungan anggaran, perusahaan daerah tersebut disebut tidak lagi aktif sejak 2023.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Berbagai persoalan tersebut, lanjutnya, seharusnya menjadi perhatian DPRD Bone melalui fungsi pengawasan yang melekat pada lembaga tersebut.

Ia berharap para anggota DPRD tidak hanya aktif dalam pembahasan anggaran maupun kegiatan seremonial, tetapi juga hadir di tengah masyarakat ketika muncul persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

“Sebagai rakyat, kita berharap para wakil rakyat tidak hanya hadir saat pembahasan anggaran atau kegiatan seremonial, tetapi juga tampil di tengah masyarakat ketika muncul persoalan yang menyangkut kepentingan publik,” tegasnya.

Eka menambahkan, DPRD Bone sebagai lembaga yang memperoleh mandat dari masyarakat memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan setiap kebijakan, program, serta penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, apabila fungsi pengawasan tidak dijalankan secara optimal, maka akan muncul pertanyaan publik mengenai efektivitas peran DPRD dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD
Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi
Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian
Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi
Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat
Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari
Banyak Pengelola SPPG Ngaku Tak Tahu SOP, BGN: Itu Alasan Lama

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:29 WITA

Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:43 WITA

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Kamis, 30 April 2026 - 07:14 WITA

Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari

Berita Terbaru