Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

- Editor

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi. (int)

i

ilustrasi. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta — Sindikat penyelundupan emas ke Indonesia terus mengubah modus untuk menghindari pemeriksaan di bandara. Perubahan cara tersebut dilakukan setelah aparat memperketat pengawasan dan penggunaan metal detector.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan, penyelundup sebelumnya membawa emas dalam bentuk lempengan logam yang relatif mudah terdeteksi melalui alat pemeriksaan di bandara.

Namun, setelah beberapa kali pengungkapan, pelaku mulai mencari cara lain dengan mengubah bentuk maupun cara penyimpanan emas.

“Beberapa kali tertangkap yang dalam bentuk lempengan logam emas ini, di metal detektor bandara bisa mendeteksi, tentunya mereka akan merubah modus-modus yang lain,” kata Irhamni dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026).

Salah satu modus baru yang ditemukan adalah mengubah emas menjadi bubuk. Material tersebut kemudian dicampur dengan bahan kimia berbentuk gel agar tidak mudah terdeteksi perangkat pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Selain itu, aparat juga menemukan modus penyelundupan dengan menyembunyikan emas di balik pakaian, termasuk menggunakan metode body strapping.

Irhamni menegaskan, Polri bersama Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan di pintu masuk Indonesia. Pengawasan juga dilakukan dari sisi hulu dengan menindak aktivitas pertambangan emas ilegal yang menjadi salah satu sumber emas hasil penyelundupan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengungkapkan, dalam kasus yang dibongkar, terdapat dua warga negara asing (WNA) asal China yang diamankan.

Pelaku berinisial ZL kedapatan membawa 23 keping emas dengan total berat 14,08 kilogram. Nilai emas tersebut diperkirakan mencapai Rp38 miliar.

ZL menggunakan modus body strapping dengan menempelkan emas pada tubuh menggunakan alat pelilit khusus yang disembunyikan di balik pakaian dan celana yang telah dimodifikasi.

Baca Juga :  JK Beberkan Fakta Lama: “Jokowi Jadi Presiden Karena Saya"

Sementara pelaku lainnya, ZC, membawa tujuh keping emas dengan berat keseluruhan 8,2 kilogram. Nilai emas yang dibawanya diperkirakan mencapai Rp22 miliar.

Berbeda dengan ZL, ZC menyembunyikan emas tersebut di dalam tas dan koper yang dibawanya.

Petugas kemudian melakukan pendalaman terhadap aktivitas ZC. Dari pemeriksaan rekaman CCTV bersama Aviation Security (AVSEC), aparat menduga ZC tidak menjalankan aksinya seorang diri.

Bea Cukai menduga terdapat keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling dalam jaringan tersebut. Dugaan itu muncul karena petugas bandara dinilai memahami jalur, akses, serta pola operasional di lingkungan bandara.

“Diduga ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling yang memang bekerja sehari-hari di bandara yang pasti sudah memahami jalur seluk-beluk jam operasional bandara dan ini sangat rawan,” ujar Hengky.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU
Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WITA

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WITA

Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Berita Terbaru