DIKSIKU.com, Bontang – Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, sukses membawa tim Sekretariat DPRD (Setwan) meraih gelar juara dalam turnamen mini soccer Dispora Cup 2026.
Tak hanya mengangkat trofi piala bergilir, Andi Faiz juga dinobatkan sebagai “The Best Ultimate Leader” berkat penampilannya sebagai sosok jenderal lapangan yang mampu mengorganisasi tim serta mengatur tempo permainan.
Turnamen yang berlangsung selama kurang lebih dua pekan itu digelar di Lapangan Mini Soccer HOP 1 dan diikuti sejumlah tim dari organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Bontang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan “The Best Ultimate Leader” diberikan kepada pemain yang dinilai memiliki visi bermain luar biasa serta konsisten memberikan kontribusi positif bagi tim di setiap pertandingan.
Pertandingan final berlangsung penuh gengsi dan drama sejak menit awal. Kedua tim tampil ngotot dan saling jual beli serangan demi merebut gelar juara. Namun, tidak ada gol yang tercipta hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Setwan melakukan rotasi pemain untuk meningkatkan daya gedor. Hasilnya, kebuntuan akhirnya pecah di pertengahan laga. Bola liar hasil sentuhan pemain depan Setwan gagal dihalau penjaga gawang lawan dan berbuah gol pembuka.
Gol semata wayang Setwan tercipta melalui skema umpan terobosan. Bola lambung dari tengah lapangan memicu kemelut di depan gawang DKUMP. Pergerakan bola liar mengecoh kiper lawan. Keunggulan 1-0 itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Setwan yang selama ini kerap finis sebagai runner-up maupun posisi ketiga dalam berbagai turnamen antar-OPD.
Dalam turnamen ini, tim Setwan juga diperkuat sejumlah anggota DPRD Bontang lainnya, seperti Heri Keswanto, Alfin Rausan Fikry, Yusuf, hingga Yasier Arafat.
Dalam laga tersebut, Andi Faiz yang mengenakan ban kapten tampil penuh determinasi dalam memimpin dan menjaga mental tim hingga pertandingan berakhir.
“Alhamdulillah akhirnya juara, setelah sebelumnya di berbagai turnamen Setwan selalu finis sebagai runner-up atau posisi ketiga,” ujar Andi Faiz usai pertandingan final, Kamis (30/4/2026) malam.
Meski laga sempat diwarnai tensi tinggi dan protes keras terhadap kepemimpinan wasit, Andi Faiz menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam pertandingan final yang sarat gengsi.
“Mengenai insiden tadi, itu hal yang lumrah. Apalagi ini adalah partai final, tentu setiap pemain maupun tim ingin menyajikan permainan terbaik,” katanya.
Turnamen ini digelar oleh Dispopar Bontang sebagai ajang silaturahmi antar-OPD di Kota Bontang. Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi, mengatakan turnamen tersebut diselenggarakan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan melalui pendanaan swadaya.
“Ini adalah kegiatan swadaya tanpa menggunakan APBD,” ujarnya.
Menurut dia, kesuksesan turnamen ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sumbangsih dan kontribusi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bontang. (adv).
Penulis : Sena
Editor : Idhul Abdullah




















