DIKSIKU.com, Bone – Pemerintah Kabupaten Bone mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak polusi udara, khususnya paparan partikel halus PM2.5 yang dapat mengganggu kesehatan dan memicu masalah pernapasan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kualitas udara di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Bone, yang dilaporkan berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.
Bupati Bone mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi tersebut.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Bone untuk tetap tenang, namun tetap waspada dan menjaga kesehatan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, hindari kegiatan yang dapat memicu terpaparnya asap, serta perbanyak minum air putih,” ujarnya.
Masyarakat juga diminta memperhatikan kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit kronis. Kelompok tersebut perlu mendapat perlindungan lebih agar tidak terpapar langsung oleh udara yang tercemar.
Selain menggunakan masker saat berada di luar rumah, masyarakat dianjurkan menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer. Etika batuk dan bersin juga perlu diterapkan dengan menutup mulut dan hidung menggunakan siku bagian dalam atau tisu.
Masyarakat turut diingatkan untuk mencukupi kebutuhan air minum guna mencegah dehidrasi serta melindungi diri dari paparan terik matahari.
Pemerintah Kabupaten Bone akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, untuk memastikan langkah penanganan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan.
Melalui imbauan tersebut, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah pencegahan guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara.
Penulis : Idhul Abdullah
Editor : Idhul Abdullah




















