Iming-Iming Lulus Kedokteran, Dosen di Makassar Ditangkap atas Dugaan Penipuan Rp550 Juta

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi. (int)

i

ilustrasi. (int)

DIKSIKU.com, Makassar – Seorang dosen berinisial HS alias Lina (54) diamankan polisi di sebuah rumah kos di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia diduga menipu warga asal Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menjanjikan kelulusan anak korban masuk fakultas kedokteran di perguruan tinggi ternama.

Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Wawan Suryadinata, mengatakan terduga pelaku ditangkap setelah diduga menerima uang ratusan juta rupiah dari korban dengan dalih membantu meloloskan anaknya, AN, ke fakultas kedokteran.

“Iya, terduga pelaku merupakan seorang dosen yang diamankan di salah satu kos di Makassar,” kata Wawan, Senin (12/10/2026).

Baca Juga :  Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah

Menurut Wawan, awalnya HS menjanjikan AN dapat diterima di fakultas kedokteran salah satu kampus di Makassar dengan imbalan Rp500 juta. Namun, AN tidak lolos seleksi masuk perguruan tinggi tersebut.

Setelah kegagalan itu, HS disebut mengarahkan korban agar anaknya mendaftar ke salah satu universitas di Jakarta.

“Pelaku mengakui mengenal korban yang meminta bantuan untuk dimasukkan anaknya ke fakultas kedokteran di Makassar. Tapi, anak korban disebut tidak lolos seleksi, kemudian pelaku mengarahkan korban ke universitas di Jakarta,” ungkap Wawan.

Polisi menduga uang yang diserahkan korban kepada HS mencapai Rp550 juta. Dana tersebut dikirim secara bertahap ke rekening terduga pelaku, dengan nominal transfer mulai dari Rp20 juta hingga Rp230 juta.

Baca Juga :  Gegara Sabu Senilai Rp 200 Ribu, 3 Warga Bone Dapat Tiket Ekspres Masuk Penjara

“Total uang yang diterima pelaku diperkirakan mencapai Rp550 juta. Uang itu diberikan karena korban berharap anaknya dapat menempuh pendidikan kedokteran sesuai kesepakatan,” jelasnya.

Setelah diamankan di Makassar, HS diserahkan kepada Polres Tarakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Wawan mengatakan penyidik masih mendalami dugaan penipuan dan penggelapan dalam kasus tersebut.

“Kita masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penipuan dan penggelapan tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : CNN Indonesia

Berita Terkait

Polri Gerebek Kampung Narkoba di Sejumlah Daerah, 104 Orang Ditangkap di Makassar
Terjerat Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Hellyana Diberhentikan Sementara dari Kursi Wagub
Kepergok Mencuri, Pelaku Gigit Telinga Korban Hingga Putus
Kasus Karhutla Meluas, Polda Kalteng Sudah Tetapkan 38 Tersangka
Buronan Napi Narkoba Bayu Wicaksono Ditangkap di Myanmar, Kini Dibawa ke Bareskrim
Bareskrim Bongkar Kasino di Batam, 197 Orang Diamankan dan Uang Rp7,79 Miliar Disita
Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar, Sindikat Siapkan Mesin Produksi Senilai Rp1 Miliar
Istri Minta Cerai, Suami Naik Pitam hingga Serang Pakai Celurit

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:26 WITA

Iming-Iming Lulus Kedokteran, Dosen di Makassar Ditangkap atas Dugaan Penipuan Rp550 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:11 WITA

Polri Gerebek Kampung Narkoba di Sejumlah Daerah, 104 Orang Ditangkap di Makassar

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WITA

Terjerat Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Hellyana Diberhentikan Sementara dari Kursi Wagub

Selasa, 29 September 2026 - 15:56 WITA

Kepergok Mencuri, Pelaku Gigit Telinga Korban Hingga Putus

Sabtu, 26 September 2026 - 17:37 WITA

Kasus Karhutla Meluas, Polda Kalteng Sudah Tetapkan 38 Tersangka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:46 WITA

Buronan Napi Narkoba Bayu Wicaksono Ditangkap di Myanmar, Kini Dibawa ke Bareskrim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Bareskrim Bongkar Kasino di Batam, 197 Orang Diamankan dan Uang Rp7,79 Miliar Disita

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:27 WITA

Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar, Sindikat Siapkan Mesin Produksi Senilai Rp1 Miliar

Berita Terbaru