DIKSIKU.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi anggaran dan meningkatkan kinerja menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026.
Arahan tersebut disampaikan saat memimpin Coffee Morning bersama Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Aula Saromase, Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (20/10/2026).
Syaharuddin menekankan agar setiap OPD memprioritaskan program yang mendesak dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sementara itu, belanja yang belum menjadi kebutuhan utama perlu dievaluasi agar penggunaan anggaran lebih efektif.
Berdasarkan evaluasi pemerintah daerah, realisasi belanja APBD Sidrap 2026 setelah perubahan mencapai Rp834 miliar atau sekitar 73 persen per 6 Oktober 2026, dari total anggaran Rp1,275 triliun.
Memasuki triwulan IV, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan program yang telah dianggarkan dapat terlaksana sesuai target sebelum tahun anggaran berakhir.
“Saya berharap betul belanja yang dianggarkan di APBD Perubahan ini betul-betul bisa terealisasi,” tegas Syaharuddin.
Selain belanja, Bupati juga menyoroti pencapaian pendapatan asli daerah (PAD). Dari target Rp243 miliar, realisasi PAD Sidrap tercatat sebesar Rp184 miliar.
Ia meminta OPD yang memiliki sumber pendapatan, termasuk pemerintah kecamatan, mengoptimalkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan penerimaan daerah. Menurutnya, pencapaian target pendapatan harus menjadi salah satu indikator dalam mengevaluasi kinerja perangkat daerah.
“Kalau sekadar ditulis tidak dicapai itu hanya khayalan, tapi kalau ditulis dan bisa dicapai bahkan over, itu namanya prestasi kinerja,” ujarnya.
Syaharuddin juga mendorong OPD lebih aktif mencari sumber dukungan pembangunan di luar APBD kabupaten. Perangkat daerah diminta menyiapkan usulan program secara terarah dan membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sesuai bidang masing-masing.
Menurutnya, kreativitas dan inovasi diperlukan agar peluang dukungan anggaran dari tingkat pemerintahan yang lebih tinggi dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan pegawai, efektivitas kerja, serta koordinasi lintas perangkat daerah. Ia meminta setiap OPD mengurangi ego sektoral agar pelaksanaan program berjalan selaras dan menghasilkan kinerja yang lebih optimal.
Perhatian juga diberikan terhadap kualitas pelayanan publik, terutama pada unit pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, seperti kecamatan dan kelurahan.
“Pelayanan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, mudahkan mereka, jangan persulit, jangan transaksional,” tegasnya.
Coffee Morning tersebut dihadiri staf ahli bupati, para asisten, kepala OPD, direktur rumah sakit, kepala bagian Setda dan Setwan, camat, lurah, sekretaris dinas, kepala bidang, kepala puskesmas, serta kepala subbagian OPD.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap percepatan realisasi anggaran, peningkatan pendapatan daerah, dan perbaikan pelayanan publik dapat berjalan beriringan hingga akhir tahun anggaran 2026. (*)
Penulis : Mustamin
Editor : Idhul Abdullah




















