Dugaan Penyadapan Mencuat, SATRIA Bone Serukan “Jaga Prabowo” dan Tegakkan Hukum

- Editor

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Kabupaten Bone, Riswan Rusandy. (ist)

i

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Kabupaten Bone, Riswan Rusandy. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Kabupaten Bone, Riswan Rusandy, menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan organisasi untuk menjaga soliditas serta persatuan menyikapi mencuatnya dugaan kasus peretasan dan penyadapan yang disebut-sebut melibatkan oknum perwira tinggi Polri.

Riswan meminta seluruh kader tetap berada dalam satu barisan untuk mengawal perjuangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sekaligus menjaga stabilitas dan marwah pemerintahan.

Menurut Riswan, seruan “Jaga Prabowo” merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mengawal pemerintahan agar tetap berjalan sesuai konstitusi. Namun, ia menegaskan bahwa komitmen politik harus tetap sejalan dengan prinsip demokrasi, supremasi hukum, dan keadilan.

Ia menilai dugaan praktik peretasan dan penyadapan secara melawan hukum merupakan persoalan serius yang perlu mendapat perhatian. Jika dugaan tersebut terbukti, pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Tarif Ceramah Rp75 Juta Ikut Disorot, Pernyataan Habib Alwi Picu Polemik

“Saya menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan SATRIA Bone, jangan pernah lengah. Kita harus tetap solid, rapatkan barisan, dan satu komando dalam menjaga perjuangan serta marwah Presiden Prabowo Subianto. Jaga Prabowo!” tegas Riswan.

Riswan juga mengingatkan agar loyalitas terhadap perjuangan politik tidak mengabaikan prinsip hukum dan demokrasi. Ia meminta setiap dugaan pelanggaran ditangani secara objektif, transparan, serta melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami tidak ingin negara ini berjalan di atas ketakutan. Tidak boleh ada pihak yang merasa memiliki kekuasaan tanpa batas. Jika benar terjadi praktik peretasan dan penyadapan secara melawan hukum, maka harus diusut secara tuntas. Hukum harus berdiri tegak dan tidak boleh tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Riswan mengimbau kader dan simpatisan SATRIA Bone agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta seluruh anggota organisasi tetap menjaga kondusivitas, mengedepankan sikap santun, serta menyampaikan aspirasi melalui jalur konstitusional.

Baca Juga :  Luhut Ungkap Kronologi Pembangunan Bandara IMIP di Tengah Sorotan Publik

Ia menegaskan, menjaga Prabowo tidak hanya dimaknai sebagai dukungan terhadap presiden, tetapi juga sebagai upaya menjaga stabilitas negara dan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan hukum.

Riswan berharap SATRIA Bone dapat terus berperan dalam mengawal perjuangan politik dengan tetap menghormati nilai-nilai demokrasi dan kepentingan bangsa.

“SATRIA Bone harus menjadi garda yang konsisten dalam mengawal perjuangan. Kita tidak boleh diam ketika nilai keadilan dan demokrasi dipertaruhkan. Tetap solid, tetap bergerak, dan tetap berada dalam koridor hukum. Satu komando: Jaga Prabowo!” tutupnya.

Seruan tersebut menjadi penegasan sikap PC SATRIA Kabupaten Bone untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus menempatkan penghormatan terhadap supremasi hukum, demokrasi, dan kepentingan bangsa sebagai bagian dari perjuangan politik.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Bikin Mahfud Geram: Lebih Biadab dari Sambo-Teddy
Dugaan Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar, Mantan Kapolri Ditetapkan Tersangka
Bikin Geger Sekolah, Dua Siswa SMKN 2 Parepare Adu Jotos Gara-Gara Game
Tarif Ceramah Rp75 Juta Ikut Disorot, Pernyataan Habib Alwi Picu Polemik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran Diduga Ditunggangi Operasi Politik
Dicopot dari Kursi Bupati Gowa, Husniah Talenrang Pilih Pasrah dan Fokus ke Keluarga
Harga Ayam dan Telur Jomplang, Amran Surati Kapolri untuk Tindak Mafia Pangan
Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim Soal Suket Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:43 WITA

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Bikin Mahfud Geram: Lebih Biadab dari Sambo-Teddy

Selasa, 3 November 2026 - 23:33 WITA

Dugaan Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar, Mantan Kapolri Ditetapkan Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Bikin Geger Sekolah, Dua Siswa SMKN 2 Parepare Adu Jotos Gara-Gara Game

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WITA

Tarif Ceramah Rp75 Juta Ikut Disorot, Pernyataan Habib Alwi Picu Polemik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran Diduga Ditunggangi Operasi Politik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:41 WITA

Dicopot dari Kursi Bupati Gowa, Husniah Talenrang Pilih Pasrah dan Fokus ke Keluarga

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:31 WITA

Harga Ayam dan Telur Jomplang, Amran Surati Kapolri untuk Tindak Mafia Pangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:07 WITA

Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim Soal Suket Pendidikan

Berita Terbaru