Benarkah Berdebat Bikin Otak Lebih Sehat?

- Editor

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi debat. (int)

i

ilustrasi debat. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Dalam kehidupan sehari-hari, kita akrab dengan aktivitas debat. Dari perlombaan sekolah, acara formal, televisi, dan sosial media di gawai kita. Acara debat yang paling menyita perhatian warga Indonesia tentu debat menjelang pemilu.

Secara umum, debat dapat dipahami sebagai strategi dalam adu pendapat atau argumen dengan tujuan pendapat yang kita bisa mematahkan pendapat lawan, begitupun sebaliknya, pendapat kita tidak dipatahkan oleh lawan. Ada juga yang menyebut, debat adalah aktivitas mengajukan usul dan mempertahankan usulan tersebut.

Tahukah Kamu? Terdapat anggapan bahwa sebenarnya berdebat baik untuk kesehatan otak. Bagaimana bisa?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk tahu lebih jelasnya, simak potensi manfaat debat berikut ini!

Manfaat Debat untuk Kesehatan Otak

Ketika berdebat, seluruh sistem dan fungsi otak untuk berbicara, berdebat, dan berargumen aktif digunakan. Semua ini memerlukan pengaktifan otak, sehingga otak akan berfungsi dengan baik.

Jika tidak melakukannya atau tidak aktif berkegiatan dan berdiskusi, otak dan tubuh diklaim akan kehilangan kapasitasnya dan organ-organ akan memburuk fungsinya.

Hal tersebut memang belum teruji klinis. Namun, sebenarnya pernyataan “berdebat membuat otak sehat” hanyalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat otak tetap aktif.

Baca Juga :  Jangan Asal Percaya dengan Klaim Sehat di Kemasan Mie Instan

Saat berdebat Kamu menggunakan otak untuk berpikir kritis. Kamu pun berusaha menyampaikan argumen yang masuk akal. Hal ini berpotensi membuat otak terstimulasi untuk bekerja.

Cara Berdebat yang Baik untuk Otak

Berdebat untuk menajamkan otak bukan berarti berdebat secara frontal atau membabi buta, ya. Bukan berarti pula semua hal harus diperdebatkan.

Hal yang penting adalah saat berdebat Kamu menggunakan otak secara aktif untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman-teman atau orang lain.

Sebenarnya ada banyak cara lain yang dapat membantu otak tetap sehat berapa pun umur Kamu.

Melakukan latihan otak tertentu dapat membantu mempertajam memori, konsentrasi, dan fokus. Kemampuan ini dapat membuat pekerjaan sehari-hari lebih mudah dan cepat dikerjakan.

Terdapat beberapa latihan otak yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan otak Kamu selain berdebat, seperti:

  1. Menyusun Puzzle

Tak masalah berapa pun jumlah puzzle yang Kamu buat, 100 ataupun 1.000 keping. Menyusun puzzle adalah cara yang baik untuk memperkuat otak Kamu.

Penelitian telah menunjukkan, menyusun puzzle dapat memberikan banyak manfaat pada kemampuan kognitif dan merupakan faktor yang menghambat penuaan kognitif visuospasial.

  1. Memperkaya Kosakata

Tak hanya membuat Kamu makin pintar, menambah kosakata juga dapat mendukung fungsi otak. Penelitian menunjukkan, lebih banyak area otak yang ikut serta dalam hal ini, khususnya area pemrosesan pendengaran dan visual.

Baca Juga :  Musim Hujan Tiba, Ini 10 Tanaman Pengusir Nyamuk Antisipasi Penyakit DBD

Kamu dapat mencatat kata-kata baru, mencari definisinya, dan menggunakannya dalam percakapan.

  1. Menggunakan Seluruh Indra

Menurut penelitian, menggunakan seluruh indra dapat memperkuat otak Kamu. Demi melatih otak dan indra, coba lakukan kegiatan yang melibatkan lima indra sekaligus.

Kamu dapat mencoba membuat kue, pergi ke pertokoan, atau datang ke kafe terbaru sambil berfokus pada sentuhan, penciuman, penglihatan, pengecapan, dan pendengaran dalam waktu bersamaan.

  1. Belajar Musik atau Seni

Ketika Kamu belajar musik atau terlibat dalam aktivitas seni, maka secara tidak langsung Kamu dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan otak.

Aktivitas-aktivitas ini melibatkan berbagai aspek kognitif dan emosional yang dapat memberikan dampak positif pada kesehatan otak, loh!

  1. Permainan Kata dan Tebakan

Aktivitas yang memerlukan pemecahan masalah, pengenalan pola, dan berpikir cepat, seperti teka-teki silang, teka-teki logika, atau tebakan kata, dapat membantu melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Aktif berdebat memang dapat membuat otak tetap aktif. Namun, apabila Kamu tidak dapat berdebat, masih ada cara lain yang dapat dilakukan seperti yang telah disebutkan di atas!

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : Klik Dokter

Berita Terkait

Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh
Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone
Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak
Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran
Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar
Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari
Tidak Terima Jadi Tersangka, Eks Menag Yaqut Gugat KPK ke Pengadilan
Dari Akar Rumput, Riswan Rusandy Bangun Gerakan Moral dan Kepemudaan di Bone

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:59 WITA

Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WITA

Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:09 WITA

Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak

Senin, 2 Maret 2026 - 06:10 WITA

Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:21 WITA

Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:22 WITA

Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:27 WITA

Tidak Terima Jadi Tersangka, Eks Menag Yaqut Gugat KPK ke Pengadilan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:45 WITA

Dari Akar Rumput, Riswan Rusandy Bangun Gerakan Moral dan Kepemudaan di Bone

Berita Terbaru