DPRD Kutim Gelar Rapat Banggar Kaji Strategi Optimasi Pendapatan Daerah 2025

- Editor

Senin, 22 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman. (ist)

i

Anggota Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat pembahasan Badan Anggaran (Banggar) untuk tahun 2025 beberapa waktu lalu. Rapat ini bertujuan untuk mengkaji rincian sumber pendapatan daerah, serta membahas tindak lanjut dari penyampaian pemerintah terkait draft Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Anggota Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman, menjelaskan bahwa diskusi tersebut mencakup kebijakan umum pendapatan, belanja, dan pembiayaan, serta proyeksi pemerintah mengenai pendapatan daerah.

“Banggar hari ini rapat terkait kebijakan umum pendapatan, belanja, dan juga pembiayaan. Juga tentang berapa proyeksi pemerintah tentang pendapatan kita,” kata Faizal saat ditemui media di kantor DPRD Kutim pada Selasa, 22 Juli 2024.

Faizal menyebutkan bahwa sumber pendapatan terbesar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berasal dari pendapatan transfer, terutama dari sektor Minerba (mineral dan batubara).

Baca Juga :  Dispora Makassar Bantu Korban Banjir di Kelurahan Manggala

“Yang besar itu dari minerba, sementara kalau sawit itu masuk DBH juga dan transfer, tapi nilainya tidak terlalu besar,” ungkap Faizal.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kutim sekitar 79 persen berasal dari hasil transfer batubara. “Ada 17 bidang usaha yang dijadikan indikator untuk perhitungan PDRB kita dan yang terbesar masih dari pertambangan dan galian. Sektor lainnya seperti pertanian dan pariwisata masih kecil,” tutur Faizal.

Selain itu, politisi PDIP tersebut juga menyebutkan bahwa dalam diskusi Banggar, turut dibahas proyeksi target pendapatan dari pengelolaan aset pemerintah daerah yang mengalami penurunan dari target sebelumnya.

“Kita ini ada dana penyertaan modal seperti ke PDAM, BPR, dan BPD. Mereka selalu menargetkan setahun itu Rp7 miliar, tapi disampaikan tadi kok pendapatan kita dari penempatan dana 132 miliar itu hanya Rp4 miliar yang didapat. Artinya, di tahun 2023 targetnya sama, tapi hasil LHPBPK hanya Rp4 miliar,” terang Faizal.

Baca Juga :  Dewan Tekankan Event Kepemudaan Kutim Harus Berkelanjutan, Jangan Sekadar Seremonial

Faizal berharap pendapatan tersebut untuk tahun 2025 bisa tercapai, mengingat di tahun 2023 pendapatan tersebut tidak mencapai target. “Tahun 2025 yang ditetapkan tadi Rp7 miliar juga, jadi saya sampaikan mudah-mudahan itu bisa tercapai karena tahun 2023 tidak tercapai, hanya Rp4 miliar saja,” pungkasnya.

Rapat ini menjadi momentum penting bagi DPRD Kutim untuk memastikan anggaran tahun 2025 dapat disusun dengan lebih baik, dengan memperhatikan sumber pendapatan yang potensial serta pengelolaan aset yang lebih efektif.

Ke depannya, diharapkan Kutai Timur dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai
Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata
Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional
Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan
Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai
Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan
DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Selasa, 8 September 2026 - 21:02 WITA

Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:56 WITA

Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WITA

Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:07 WITA

LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA