Diskominfo Makassar Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Workshop PPID

- Editor

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskominfo Makassar Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Workshop PPID. (ist)

i

Diskominfo Makassar Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Workshop PPID. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar mengadakan workshop khusus untuk memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana di lingkup pemerintah kota.

Acara ini berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Rujab Wali Kota Makassar, pada Rabu (4/12/2024), dan bertujuan menyusun Daftar Informasi Publik (DIP) serta meningkatkan kapasitas PPID.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Muh Mario Said, yang mewakili Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari transparansi pemerintahan.

Baca Juga :  DPRD Kutim Kritik Pemerintah Daerah : Program Pembangunan Masih Jauh Dari Harapan

“Era keterbukaan menuntut pemerintah menyajikan informasi publik secara transparan dan akuntabel. Pejabat publik harus memahami klasifikasi informasi, baik yang dapat dipublikasikan maupun yang dikecualikan,” jelas Mario.

Mario juga menyoroti bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan layanan publik yang lebih baik serta kebijakan berbasis aspirasi masyarakat.

“Respons masyarakat sangat penting untuk memastikan kebijakan pemerintah relevan dengan kebutuhan warga,” tambahnya.

Kepala Bidang Humas dan IKP Dinas Kominfo Makassar yang juga ketua panitia, Isnaniah Nurdin, berharap acara ini membantu PPID menyusun DIP sesuai regulasi.

Baca Juga :  DPRD Kutim Segera Sahkan Raperda Pengarusutamaan Gender Sebelum Pelantikan Anggota Baru

Dua narasumber utama, Abdul Kadir Fatwa dari Komisi Informasi Sulawesi Selatan dan Muliadi Mau, akademisi Universitas Hasanuddin, turut berbagi wawasan tentang tata kelola informasi publik.

Abdul Kadir Fatwa memberikan apresiasi kepada Pemkot Makassar atas pencapaiannya sebagai instansi dengan keterbukaan informasi terbaik di Sulawesi Selatan.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi PPID untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Workshop ini menjadi momentum penting untuk memastikan Pemkot Makassar terus menjadi pelopor dalam transparansi informasi dan pelayanan publik yang unggul. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru