Masalah Sampah Belum Tuntas, Wali Kota Makassar Pesimis Adipura 2025 Terwujud

- Editor

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor kebersihan kota Makassar semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir. (ist)

i

Sektor kebersihan kota Makassar semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kemungkinan Kota Makassar meraih penghargaan Adipura pada tahun 2025.

Menurutnya, sektor kebersihan kota semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir, dengan tumpukan sampah rumah tangga yang sering kali terlihat di pinggir jalan akibat kekurangan armada pengangkut sampah.

Danny, sapaan akrab Wali Kota, menyoroti bahwa rencana pengadaan motor listrik sampah yang seharusnya dilakukan pada tahun ini tidak terealisasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ia merasa pesimis karena masalah ini menghambat upaya untuk memperbaiki kondisi kebersihan kota.

Baca Juga :  Dewan Kutim Dorong Pengembangan Pertanian, Minta Pemkab Petakan Potensi Lahan

“Dengan adanya kendala seperti ini, saya pesimis terhadap Adipura. Kita harus realistis,” ujarnya pada Jumat (6/12/2024).

Selain itu, Danny juga menilai bahwa camat dan lurah yang seharusnya bertanggung jawab dalam mengatasi masalah sampah di wilayah masing-masing tidak akan bisa bekerja maksimal.

Baca Juga :  Bappeda Makassar Jadi Inspirasi Mahasiswa Unhas dalam Perencanaan Pembangunan

Ia mengkhawatirkan pasca Pilkada serentak, para camat dan lurah akan lebih fokus pada upaya untuk mendekatkan diri dengan calon terpilih, mengabaikan tanggung jawab utama mereka dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

“Setelah Pilkada, camat dan lurah akan lebih sibuk menjaga posisi mereka, mengurusi kepentingan pribadi, bukan lagi soal kebersihan. Saya harap itu tidak terjadi, tetapi ini bisa saja terjadi,” ungkapnya dengan nada kecewa. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru