Ini Baru Pejabat Keren! Fatmawati Rusdi Hibahkan Gaji Lawan Stunting dan Putus Sekolah di Sulsel

- Editor

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi menyumbangkan gaji bulanannya untuk program penurunan angka stunting dan menekan jumlah anak putus sekolah di Sulsel, Kota Makassar, Rabu (30/4). (Humas)

i

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi menyumbangkan gaji bulanannya untuk program penurunan angka stunting dan menekan jumlah anak putus sekolah di Sulsel, Kota Makassar, Rabu (30/4). (Humas)

DIKSIKU.com, Makassar – Hari Kartini 2025 di Sulawesi Selatan diwarnai dengan aksi nyata. Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, mengambil langkah berani dengan menyumbangkan seluruh gajinya setiap bulan demi memperjuangkan dua isu krusial, yakni stunting dan anak putus sekolah.

Dalam acara peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (30/4/2025), Fatmawati menyampaikan bahwa komitmennya bukan sekadar retorika. Ia menyerukan agar perempuan di berbagai lini bergerak bersama, mendorong perubahan yang benar-benar terasa di masyarakat.

“Setiap rupiah dari gaji saya akan diarahkan untuk membantu anak-anak kita agar tidak lagi kekurangan gizi dan tidak lagi terpaksa meninggalkan bangku sekolah,” tegasnya di hadapan para tokoh perempuan dan kader PKK se-Sulsel.

Baca Juga :  Kemenag Sinjai Akan Laksanakan Gerakan Tanam 1 Juta Pohon di Peringatan Hari Bumi

Fatmawati yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sulsel menyoroti angka anak tidak sekolah yang masih mencapai 140 ribu di provinsi ini. Menurutnya, Hari Kartini bukan saatnya hanya mengenang, tapi momen untuk bertindak.

“Kita sudah punya banyak perempuan di posisi penting. Tapi, yang dibutuhkan bukan simbol, melainkan dampak. Kita harus pastikan keberadaan kita membawa perubahan,” ujarnya.

Tak hanya bicara, Fatmawati juga memaparkan rencana intervensi langsung Pemprov di 502 desa dan kelurahan selama tiga bulan ke depan. Ia mengajak jajaran PKK daerah untuk aktif menyuplai data stunting agar bantuan bisa tepat sasaran.

Ia juga angkat bicara soal maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk di sekolah dan rumah ibadah. Pemprov Sulsel, katanya, tengah menyiapkan aturan khusus yang bakal memberikan sanksi tegas bagi pelaku, termasuk pencopotan bagi tenaga pendidik yang terbukti melakukan kekerasan.

Baca Juga :  Jembatan Dermaga di Desa Pulau Persatuan Rusak Parah, Pemkab Sinjai Respon Cepat

“Tidak ada toleransi bagi kekerasan. Apalagi terhadap anak dan perempuan. Harus ada efek jera,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina turut menekankan peran strategis ibu dalam mendidik anak. Ia menyoroti pentingnya imunisasi dan pengasuhan yang tepat agar tumbuh kembang anak tidak terganggu.

Naoemi juga mengingatkan agar para orang tua lebih selektif dalam menitipkan anak, serta aktif mendukung edukasi kesehatan keluarga.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah
Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis
Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan
Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian
Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo
Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur
Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun
Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:05 WITA

Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:22 WITA

Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru