Kinerja Fiskal Bontang Membaik, Fraksi Golkar Tekankan Pemerataan Manfaat

- Editor

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat kerja DPRD Kota Bontang, Selasa (10/6). (ist)

i

Rapat kerja DPRD Kota Bontang, Selasa (10/6). (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bontang memberikan perhatian serius terhadap hasil pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Dalam rapat kerja DPRD yang digelar Selasa (10/6/2025), fraksi ini menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan penting atas kinerja keuangan Pemkot Bontang.

Anggota Fraksi Golkar, Alfin Rausan Fikry, menyebut laporan realisasi anggaran 2024 menunjukkan tren positif dalam pengelolaan pendapatan dan belanja daerah. Salah satu sorotan utamanya adalah pendapatan daerah yang melampaui target, yakni mencapai Rp2,81 triliun atau 101,33 persen dari target yang ditetapkan.

“Ini menjadi bukti bahwa upaya pemerintah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), berjalan efektif,” kata Alfin.

Baca Juga :  DPRD Bontang Desak Pemkot Tidak Pasif Hadapi Dampak Pemisahan Jadwal Pemilu

PAD sendiri berhasil direalisasikan sebesar Rp329,65 miliar, atau 111,25 persen dari target yang dirancang.

Di sisi lain, Fraksi Golkar juga mencermati realisasi belanja daerah. Dari alokasi anggaran sebesar Rp3,36 triliun lebih, realisasi mencapai 92,74 persen. Belanja operasi termasuk gaji pegawai serta pengadaan barang dan jasa menunjukkan serapan yang cukup tinggi, yakni 93,92 persen.

Adapun belanja modal untuk infrastruktur mencapai 90,75 persen, dengan sektor jalan, irigasi, dan jaringan menorehkan capaian 95,58 persen.

“Kami menilai ini adalah capaian yang patut diapresiasi, terutama dalam sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik,” ujar Alfin.

Dari sisi pembiayaan, daerah mencatat penerimaan sebesar Rp606,51 miliar, sedangkan pengeluaran sebesar Rp25 miliar. Selisih pembiayaan tersebut menghasilkan SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) senilai Rp282,15 miliar.

Baca Juga :  Hotel Milik Daerah Tak Maksimal, Dewan Usul Pintu Masuk Kota Bontang Diubah

Menanggapi capaian tersebut, Fraksi Golkar menyampaikan lima rekomendasi strategis:

  1. Optimalisasi PAD harus terus dijaga untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

  2. Belanja operasi perlu tetap efisien dan tepat sasaran.

  3. Peningkatan anggaran infrastruktur harus dibarengi dengan pemerataan pembangunan.

  4. Seluruh program APBD harus menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

  5. Dukungan penuh diberikan untuk setiap program yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan warga.

“Harapan kami, APBD ke depan bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat Kota Bontang,” tutupnya, (adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru