Warga Malahing Pikul Pasien ke Tengah Laut, DPRD Bontang Desak Pengerukan Jalur Kapal

- Editor

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

i

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Desakan politik kembali menguat dari DPRD Kota Bontang terkait lambannya penanganan akses laut di Kampung Malahing, Tanjung Laut Indah. Anggota Komisi C, Muhammad Sahib, secara tegas mendorong agar pemerintah kota tak lagi menunda pengerukan jalur kapal yang selama ini menyulitkan warga, terutama saat kondisi darurat.

“Ini bukan soal proyek besar, cukup pengerukan ringan agar kapal bisa bersandar kapan pun. Warga sudah terlalu lama menunggu,” tegas Sahib usai rapat paripurna, Senin (10/6/2025).

Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah kota untuk bergantung terus pada keputusan provinsi. Walau pengelolaan laut secara teknis berada dalam kewenangan provinsi, Sahib menilai Pemkot tetap bisa mengambil inisiatif menggunakan dana APBD kota.

Baca Juga :  Bollard Baru Sudah Goyang, DPRD Bontang Desak Evaluasi Konstruksi dan Pengawasan Proyek

“Kalau niatnya kuat, daerah bisa pakai anggaran sendiri. Provinsi pasti tidak masalah, karena ini menyangkut keselamatan warga,” ujarnya.

Pernyataan Sahib merespons langsung keluhan dari warga RT 30 Kampung Malahing. Ketua RT, Nasir Lakada, menyampaikan bahwa saat air laut surut, warga harus memanggul pasien, termasuk ibu hamil atau warga sakit, hingga menembus lumpur dan air dangkal untuk mencapai kapal.

“Tidak sekali dua kali, kami harus pikul orang sakit sampai ke tengah laut karena kapal tidak bisa mendekat dermaga,” tutur Nasir.

Kondisi ini disebutnya sudah berlangsung lama, namun tak kunjung ada perbaikan. Ia berharap ada tindak lanjut nyata dari Pemkot agar akses laut bisa digunakan dalam segala kondisi pasang-surut.

Baca Juga :  Komisi A DPRD Bontang Lirik Terobosan Dinsos Balikpapan Atasi Kemiskinan dan ODGJ

Sahib pun menyentil lambannya respons pemerintah provinsi terhadap infrastruktur pesisir di Malahing. Hingga pertengahan tahun ini, ia mengungkap belum ada satu pun sinyal dari Pemprov untuk menjadikan pengerukan alur laut sebagai bagian dari perencanaan strategis.

“Kalau tunggu provinsi terus, ya tak akan selesai-selesai. Kita ini punya wewenang, tinggal mau atau tidak kepala daerah mengeksekusi,” tegasnya.

Dengan kondisi geografis pesisir seperti Malahing yang sangat bergantung pada jalur laut, Sahib menilai pengerukan ini seharusnya masuk kategori penanganan darurat. Sebab, dalam situasi mendesak, nyawa warga bisa menjadi taruhannya. (adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru