Burhan SJ Aktivis Peduli Lingkungan Kecam Aktivitas Tambang

- Editor

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Aktivis peduli lingkungan Sinjai, Burhan SJ mengecam semua aktivitas yang merusak lingkungan, terutama tambang.

Burhan mengatakan, merusak lingkungan akan menghasilkan bencana besar, ekosistem akan hancur, masyarakat akan terpisah dari akar budayanya, masa depan hancur dan lebih parah lagi, bencana perubahan iklim dan pemanasan global tak akan terhindarkan. Ini bukan soal ekonomi, ini soal oksigen dan kelangsungan bumi.

Lahan masyarakat khususnya diwilayah Sinjai Barat terutama penghasil kebutuhan pokok seperti sawah, kebun, semua akan digusur. Petani akan kehilangan mata pencaharian, masyarakat tak lagi bisa menyuplai hasil pertanian untuk dimakan para pejabat.

Baca Juga :  Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Ipal, Kejari Sinjai Bentuk Tim Penyidik

“Sebagai pemuda menyerukan secara nasional, saya mengajak seluruh aktivis lingkungan di Indonesia untuk bersatu melawan kekejaman ini. Sebab ini bukan soal uang, ini soal kelangsungan bumi yang sekarang jadi isu global untuk tetap menjaga ekosistem demi masa depan planet ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bukan Kaleng-Kaleng, Ketua Terpilih DPD SMSI Sinjai Bergelut di Dunia Jurnalis Mulai Tahun 1984

Penulis muda Sinjai ini menambahkan, negara luar sibuk menanam pohon, membangun hutan untuk bertahan hidup, negara kita gila-gilaan demi uang menebang semua pohon dan mengeruk bumi. Percayalah, jika hutan habis, pohon dibabat, uang tak bisa menggantikan oksigen. Sadarlah para perusak lingkungan, bumi bukan hanya untuk kalian saja…!!!

“Pemkab semetinya menguji kembali izinnya, libatkan masyarakat dalam hal ini karena mereka akan jadi korban,” pungkasnya. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Editor : Andi Irfan Arjuna

Berita Terkait

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah
Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis
Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan
Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian
Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo
Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur
Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun
Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:05 WITA

Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:22 WITA

Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru