Wabup AMM Pimpin Rakor Penetapan Kriteria Lokasi Khusus Stunting 2026

- Editor

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

i

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

DIKSIKU.com, Sinjai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sinjai Tahun 2025 di Aula Hotel Rofina, Rabu (20/8/2025).

Rakor ini dipimpin Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda selaku Ketua TPPS, bersama Sekretaris Daerah, Andi Jefrianto Asapa, Kepala DP3AP2KB Sinjai, Janwar, Ketua Tim Penggerak PKK Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, serta unsur Forkopimda, instansi vertikal, dan berbagai stakeholder terkait.

Baca Juga :  Wabup AMM Temui Andi Amar, Sampaikan Usulan Penguatan Sektor Pertanian di Sinjai

Dalam rapat tersebut, Pemkab Sinjai membahas penetapan kriteria serta daftar desa/kelurahan lokus stunting tahun 2026, sekaligus memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan mitra kerja dalam upaya percepatan penanganan stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, menegaskan bahwa permasalahan stunting merupakan isu serius yang harus ditangani secara komprehensif.

“Stunting bukan sekadar tentang pertumbuhan fisik yang terhambat, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif, prestasi belajar, produktivitas, hingga potensi ekonomi generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Wabup AMM Pantau Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak

Andi Mahyanto menambahkan, Pemkab Sinjai melalui TPPS terus berkomitmen mempercepat penurunan stunting dengan menekankan langkah promotif dan preventif sejak dini.

“Salah satu strategi penting adalah dengan menetapkan secara tepat desa dan kelurahan yang menjadi lokus stunting, agar intervensi yang dilakukan lebih terarah, efektif, dan berdampak nyata,” jelasnya. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : Dinas Kominfo

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru