Antri BBM Bikin Kesal, Warga Bone: Kepemimpinan Pj Bupati Bone Lemah!

- Editor

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara harus antri mengisi BBM di Pertamina Palanga, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat (13/9). (ist)

i

Pengendara harus antri mengisi BBM di Pertamina Palanga, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat (13/9). (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, masih terus mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, Jumat (13/9/2024).

Situasi ini menimbulkan frustrasi, terutama bagi para pengendara yang harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrian panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Meski pihak Pertamina telah berjanji untuk menormalkan distribusi BBM dalam dua hingga tiga hari sejak dihubungi Penjabat Bupati Bone, Andi Winarno, Minggu (8/9/2024) lalu, kenyataannya kondisi ini tak kunjung membaik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa SPBU di seputaran kota Watampone masih dipenuhi oleh antrian kendaraan yang mengular. Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa menunggu lama hanya untuk mendapatkan setetes pertalite.

Hal tersebut menimbulkan kekecewaan yang mendalam di kalangan masyarakat, yang mulai mempertanyakan efektivitas kepemimpinan Pj Bupati Bone dalam menyelesaikan masalah yang terus berlarut-larut ini.

Banyak warga menilai bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Pj Bupati Bone sejauh ini terlalu lemah dan tidak memberikan dampak nyata.

“Pemerintah daerah, khususnya Pj Bupati, tidak cukup tegas dalam menangani masalah ini. Sekedar menghubungi Pertamina tanpa tindakan lanjutan hanya sekedar formalitas untuk menunjukkan kepedulian, namun penderitaan masyarakat tetap berlanjut,” ujar salah satu warga yang terpaksa mengantri berjam-jam di SPBU.

Lebih lanjut, warga tersebut menambahkan bahwa janji Pertamina yang disampaikan melalui Pj Bupati sudah lewat batas waktu, namun antrian panjang di SPBU masih terjadi.

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Arif Sambut Kunjungan Bupati Bone, Mempererat Hubungan Antar Wilayah

“Buktinya, sudah lebih tiga hari dari waktu yang dijanjikan Pertamina kepada Pj Bupati, tapi kita masih harus antri lama di SPBU. Di media sosial, banyak yang posting soal pengawalan mobil tangki Pertamina oleh kepolisian. Tapi kenapa kita masih harus antri?” keluhnya.

Bagi sebagian warga, upaya yang dilakukan pemerintah daerah tampak hanya sebatas pencitraan, tanpa ada solusi konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mereka mengharapkan langkah yang lebih tegas dari Pj Bupati Bone untuk menekan Pertamina agar benar-benar memenuhi janjinya.

“Kalau hanya bicara tanpa tindakan, tidak akan ada perubahan. Masyarakat masih menderita dan antrian di SPBU belum juga berkurang,” sambung warga lainnya yang ikut dalam antrian.

Warga kembali membandingkan tindakan tegas yang dilakukan Andi Islamuddin dalam menangani kelangkaan BMM pada bulan Juli 2024 lalu, saat masih menjabat Pj Bupati Bone.

Saat itu, Andi Islamuddin turun langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah SPBU untuk mengetahui permasalahan yang ada. Ia juga menekan pihak Pertamina untuk segera menormalkan kembali pendistribusian BBM.

“Pokoknya saya tidak mau tau, kalau macet di tompo ladang, anda harus memutar, saya tidak ingin masyarakat Bone tersiksa begini,” kata Islamuddin saat menelpon pihak pertamina di sela-sela giat Sidak SPBU.

Baca Juga :  Belli Satria, Pembalap Asal Sumatra Jadi Bintang Tamu Pesta Panen Toro Racing Team 2025 Season 9

Kondisi ini juga menimbulkan spekulasi bahwa lemahnya kepemimpinan di tingkat daerah menjadi salah satu penyebab lambannya penanganan masalah BBM.

Banyak pihak berharap agar Pj Bupati Bone mengambil langkah yang lebih tegas dan strategis untuk memastikan distribusi BBM kembali normal, sehingga masyarakat tidak terus menerus terjebak dalam antrian panjang di SPBU.

Sulitnya mendapatkan BBM di SPBU membuat warga kembali mengenang ketegasan Andi Islamuddin saat menangani kelangkaan BBM pada bulan Juli 2024, ketika ia masih menjabat sebagai Pj Bupati Bone.

Dalam situasi yang serupa, Islamuddin langsung turun ke lapangan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU untuk memastikan permasalahan di lapangan teratasi. Tidak hanya itu, ia dengan tegas menekan pihak Pertamina agar segera menormalkan pendistribusian BBM.

“Pokoknya saya tidak mau tahu, kalau ada macet di Tompo Ladang, kalian harus memutar. Saya tidak ingin masyarakat Bone terus tersiksa dengan situasi ini!” tegas Andi Islamuddin melalui telepon kepada pihak Pertamina di sela-sela sidaknya di SPBU.

Tindakan tegas Islamuddin tersebut menuai apresiasi masyarakat kala itu, yang merasa diayomi dan diperjuangkan hak-haknya. Mereka membandingkan ketegasan ini dengan kondisi saat ini, yang menurut mereka kurang optimal di bawah kepemimpinan Pj Bupati saat ini, Andi Winarno, yang dinilai lambat dalam menangani krisis BBM yang berlarut-larut.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Pasca Dilaporkan, Oknum Anggota Polres Pangkep Diduga Bebas Berkeliaran, Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus
Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia Apresiasi Kolaborasi Rutan Sinjai Dengan Kemnaker
Laga Mini Soccer Trofeo Match di Bone, Tim Jurnalis Sinjai FC Boyong Kemenangan Hadapi Dua Tim Tuan Rumah
Sat Reskrim Polres Sinjai Berhasil Ungkap Kasus Curnak dan Curanmor
Soal Pemotongan Uang Kembalian Toko Ritel Alfamidi, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara Gercep Undang Klarifikasi
Warga Keluhkan Pemotongan Uang Kembalian di Toko Minimarket, Iptu Sukandi Turun Gunung Respon Cepat
Warga Dusun Bongki Desa Baru Kerjakan Jalan Sepanjang 3 Kilo Meter Dengan Swadaya
Hadiri Penamatan Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 13 Cabang Sinjai, Kapolres Jamal Apresiasi Peran Guru dan Pengurus Yayasan

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:42 WITA

Pasca Dilaporkan, Oknum Anggota Polres Pangkep Diduga Bebas Berkeliaran, Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:01 WITA

Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia Apresiasi Kolaborasi Rutan Sinjai Dengan Kemnaker

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:06 WITA

Laga Mini Soccer Trofeo Match di Bone, Tim Jurnalis Sinjai FC Boyong Kemenangan Hadapi Dua Tim Tuan Rumah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:44 WITA

Sat Reskrim Polres Sinjai Berhasil Ungkap Kasus Curnak dan Curanmor

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:29 WITA

Soal Pemotongan Uang Kembalian Toko Ritel Alfamidi, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara Gercep Undang Klarifikasi

Senin, 22 Juni 2026 - 22:45 WITA

Warga Keluhkan Pemotongan Uang Kembalian di Toko Minimarket, Iptu Sukandi Turun Gunung Respon Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 15:13 WITA

Warga Dusun Bongki Desa Baru Kerjakan Jalan Sepanjang 3 Kilo Meter Dengan Swadaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:04 WITA

Hadiri Penamatan Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 13 Cabang Sinjai, Kapolres Jamal Apresiasi Peran Guru dan Pengurus Yayasan

Berita Terbaru