BPBD Makassar Pantau 47 Titik Rawan Banjir, Warga Diminta Waspada

- Editor

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Makassar Pantau 47 Titik Rawan Banjir, Warga Diminta Waspada. (ist)

i

BPBD Makassar Pantau 47 Titik Rawan Banjir, Warga Diminta Waspada. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan temuan terbaru terkait potensi bencana banjir di kota tersebut. Berdasarkan pemantauan tim kaji cepat BPBD pada Sabtu (7/12/2024), terdapat 47 titik rawan banjir yang tersebar di 40 kelurahan dari empat kecamatan.

Kecamatan-kecamatan yang teridentifikasi sebagai wilayah rawan banjir adalah Biringkanayya, Tamalanrea, Manggala, dan Panakkukang.

Meskipun kondisi jalan di kawasan tersebut masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat, BPBD mengimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang bisa meningkatkan risiko banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin, menjelaskan bahwa pemantauan ini mencakup 4 kecamatan dan 20 kelurahan. Selain itu, BPBD juga menurunkan 41 personel untuk mengawasi titik-titik rawan tersebut secara intensif.

Baca Juga :  Sigap! BPBD Bontang Atasi Pohon Tumbang yang Sebabkan Kemacetan Parah

“Cuaca pagi dan siang ini cerah, tetapi kita harus tetap hati-hati karena Makassar sudah memasuki musim penghujan,” ujar Hendra dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/12/2024).

Hendra juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam berita hoax terkait bencana alam, yang dapat menambah kecemasan. Ia menegaskan bahwa informasi resmi terkait cuaca hanya dapat diperoleh dari sumber yang sah, seperti BPBD dan BMKG.

Baca Juga :  Peringatan HKSN 2024, Kota Makassar Didorong Perkuat Solidaritas Sosial

BPBD akan terus memantau situasi melalui war room yang berlokasi di posko penanganan darurat bencana di Jalan RA Kartini, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang.

Rincian Titik Rawan Banjir di Masing-Masing Kecamatan:

  • Biringkanayya: 6 kelurahan rawan banjir (Katimbang, Paccerakkang, Berua, Laikang, Sudiang, Pai).
  • Tamalanrea: 4 kelurahan rawan banjir (Tamalanrea, Tamalanrea Jaya, Kapasa Raya, Kapasa).
  • Manggala: 6 kelurahan rawan banjir (Manggala, Tamangapa, Antang, Batua, Bitoa, Borong).
  • Panakkukang: Titik rawan banjir terdapat di Kelurahan Panaikang, Tello, dan Pandang.

BPBD Kota Makassar terus berkomitmen untuk melakukan pemantauan guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru