DIKSIKU.com, Sinjai – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memiliki fondasi digital yang kuat melalui pemanfaatan teknologi satelit sebagai salah satu infrastruktur sistem komunikasi dan layanan perbankan.
Hal tersebut dijelaskan Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Sinjai, H.M. Dandy Wardana di hadapan jurnalis yang tergabung dalam organisasi DPC AMJI Sinjai dan DPD SMSI Sinjai serta Lsm LIRA Sinjai, Kamis (12/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang rapat pimpinan itu, H. Dandy mengatakan terkait kehadiran BRIsat menjadi langkah strategis yang mempertegas komitmen BRI dalam memperluas akses keuangan nasional hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus memperkuat peran perseroan dalam mendorong pemerataan ekonomi digital di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menambahkan, BRIsat diluncurkan pada 18 Juni 2016 melalui roket Ariane 5 dari Pusat Antariksa Guyana, Pelabuhan Angkasa Eropa. Satelit ini memiliki jangkauan luas yang mencakup seluruh wilayah Indonesia, kawasan ASEAN, Asia Timur termasuk sebagian Tiongkok, Laut Pasifik, hingga Australia Barat dan Hawaii.
Ditegaskan, BRIsat menjadi simbol nyata peran BRI dalam memperluas inklusi keuangan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran satelit tersebut memperkuat kemampuan BRI dalam menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dan mendukung terwujudnya pemerataan layanan keuangan digital.
“BRIsat merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital BRI dan memastikan konektivitas layanan perbankan yang andal di seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Dandy juga menyinggung soal pemanfaatan teknologi berbasis satelit yang telah lama menjadi bagian dari sistem komunikasi BRI.
Sebelumnya, lanjutnya, BRI menggunakan jaringan satelit dari berbagai penyedia layanan untuk memastikan kelancaran transaksi dan operasional di seluruh wilayah Indonesia.
Namun dengan skala bisnis yang terus berkembang,tambahnya lagi, jaringan yang kian meluas, serta kebutuhan data yang semakin kompleks, BRI menilai perlu adanya infrastruktur komunikasi berkapasitas tinggi yang dapat mendukung layanan digital secara efisien, aman, dan berkelanjutan. ***
Penulis : Andi Irfan
Editor : Andi Irfan Arjuna



















