DPRD Kutim Kritik Pemerintah Daerah : Program Pembangunan Masih Jauh Dari Harapan

- Editor

Sabtu, 10 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutim dr Novel Tyty Paembonan. (ist)

i

Anggota DPRD Kutim dr Novel Tyty Paembonan. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Walaupun pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan kemajuan dalam menjalankan roda pemerintahan, sebagian masyarakat merasa bahwa pelaksanaan program pembangunan belum sepenuhnya merata.

Kritikan ini disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim dr Novel Tyty Paembonan, saat berbicara dengan media mengenai hasil pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang.

Menurut Novel, meskipun program-program pembangunan telah dimulai, pelaksanaannya masih jauh dari kata optimal.

“Pembangunan memang sudah berjalan, tetapi hasilnya belum maksimal. Sepertinya arah dan fokus pembangunan masih belum sepenuhnya tepat. Teman-teman media juga dapat melihat ketidaksempurnaan ini,” ujar Novel dengan nada kritis.

Baca Juga :  Cegah Bahaya, BPBD Bontang Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Gunung Telihan

Sebagai Ketua Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) DPRD Kutim, Novel menyoroti sejumlah sektor yang dianggap kurang mendapat perhatian yang memadai, seperti sektor pertanian.

Salah satu contohnya kata dia adalah Penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), yang hingga kini masih menjadi kebutuhan mendesak bagi para petani di daerah tersebut.

Selain itu, Novel juga mengkritik sektor pendidikan dengan menyebutkan bahwa meskipun pemerintah mengklaim tidak ada lagi anak putus sekolah, kenyataannya masih ada anak-anak yang terlihat di sepanjang jalan poros Sangatta-Bengalon pada jam sekolah, dengan orang tua yang terpaksa mengabaikan pendidikan mereka.

Baca Juga :  Merusak Estetika, Faisal FBR Desak Pemkot Bontang Tertibkan Warung Sekitar Masjid Terapung

Meskipun begitu, Novel mengakui bahwa ada beberapa program, terutama di bidang kesehatan, yang sudah menunjukkan kemajuan. Namun, ia berharap bahwa pemerintah akan terus memprioritaskan pembangunan yang bersifat esensial selama sisa masa jabatannya.

“Pembangunan memang ada, tetapi belum mencapai potensi maksimalnya. Dengan anggaran yang tersedia saat ini, kita memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Saya berharap pemerintah dapat lebih fokus pada program-program prioritas,” tegasnya.

Dengan adanya kritik ini, diharapkan pemerintah daerah akan lebih memperhatikan dan menyempurnakan pelaksanaan program pembangunan untuk mencapai hasil yang lebih baik dan merata bagi seluruh masyarakat Kutai Timur. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru