Anggota DPRD Kutim Kritik Kontribusi Dana Sawit dan Serukan Peningkatan Investasi

- Editor

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, memberikan sorotan tajam terhadap kontribusi sektor kelapa sawit dalam pendapatan daerah. Menurutnya, meskipun sektor ini memiliki potensi, dana transfer dan bagi hasil (DBH) yang diterima dari kelapa sawit masih jauh dari optimal.

Faizal membandingkan sektor kelapa sawit dengan sektor mineral dan batu bara (Minerba), yang hingga kini tetap menjadi andalan utama ekonomi daerah. Dengan lahan pertambangan yang luas dan harga pasar internasional yang tinggi, sektor Minerba memang mendominasi pendapatan daerah.

Namun, Faizal mengungkapkan bahwa sektor kelapa sawit, yang juga penting terutama bagi masyarakat pedesaan, masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kontribusinya.

“Sektor kelapa sawit jelas memiliki potensi besar dalam perekonomian daerah dan bisa menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Sayangnya, kontribusinya masih minim dibandingkan dengan sektor pertambangan,” ujarnya saat berbicara dengan media baru-baru ini.

Faizal, yang juga merupakan anggota Komisi B DPRD Kutim, mendorong pemerintah untuk lebih fokus pada pengembangan sektor kelapa sawit.

Ia menyarankan agar pemerintah meningkatkan investasi dan menyediakan fasilitas pendukung seperti pembangunan jalan yang memadai, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Pemerintah harus melihat potensi besar yang dimiliki oleh sektor kelapa sawit. Namun, untuk memaksimalkan potensi tersebut, perlu ada peningkatan investasi dan dukungan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Kutim Respon Serius Catatan Fraksi PPP, Janji Gali Potensi PAD Lebih Dalam

Selain sektor kelapa sawit dan pertambangan, Faizal juga menilai bahwa sektor pariwisata di Kutai Timur memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Dengan wilayah yang luas dan kekayaan alam yang melimpah, Kutai Timur memiliki berbagai peluang yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Daerah kita sangat luas dan kaya akan sumber daya alam. Kita harus cerdas dalam melihat peluang, tidak hanya fokus pada pertambangan dan kelapa sawit, tetapi juga mengembangkan sektor-sektor lain seperti pariwisata yang bisa membawa dampak positif bagi perekonomian daerah,” tegas Faizal. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD
DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru
Trotoar Beralih Fungsi Jadi Area Parkir, DPRD Bontang Desak Penegakan Aturan Lebih Tegas
Dinilai Jadi Kunci Optimalkan PAD Bontang, DPRD Dorong Pembentukan UPT Parkir
Kolam Renang Diusulkan Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Nilai Potensinya Besar
DPRD Bontang Dorong Perda Investasi Lindungi Kepentingan Daerah
Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:45 WITA

DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WITA

DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:29 WITA

Dinilai Jadi Kunci Optimalkan PAD Bontang, DPRD Dorong Pembentukan UPT Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:18 WITA

Kolam Renang Diusulkan Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Nilai Potensinya Besar

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:32 WITA

DPRD Bontang Dorong Perda Investasi Lindungi Kepentingan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:49 WITA

Sampah Bisa Jadi Uang, DPRD Bontang Minta Pemkot Adopsi Sistem RDF

Berita Terbaru

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD

Senin, 29 Jun 2026 - 20:45 WITA

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru

Senin, 29 Jun 2026 - 20:29 WITA