DIKSIKU.com, Bontang – Anggota DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, mendorong Pemerintah Kota Bontang untuk mulai mengembangkan sistem pengelolaan sampah modern yang tidak lagi bergantung pada pola penimbunan di tempat pembuangan akhir (TPA). Menurutnya, sampah harus dipandang sebagai sumber energi sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Usulan tersebut disampaikan Bonnie saat rapat kerja pembahasan optimalisasi pendapatan daerah bersama organisasi perangkat daerah (OPD) mitra Komisi C DPRD Bontang, Senin (22/6/2026).
Bonnie mengatakan pengelolaan sampah di berbagai daerah kini telah mengalami perubahan. Sejumlah pemerintah daerah dinilai mampu mengurangi timbunan sampah melalui teknologi pengolahan yang menghasilkan bahan bakar alternatif maupun produk bernilai jual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mencontohkan pengalaman Kabupaten Kebumen yang dipaparkan dalam forum Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia yang baru saja diikutinya.
Daerah tersebut mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA hingga sekitar 10 persen melalui pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) serta pengembangan produk turunan dari sampah.
“Yang menarik adalah mereka sudah meninggalkan pola lama. Sampah dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif dan produk lain yang memiliki nilai ekonomi. Ini yang perlu kita pelajari bersama,” ujarnya.
Menurut Bonnie, konsep tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan hasil olahan sampah.
Ia menilai Bontang masih memiliki waktu untuk mempersiapkan transformasi tersebut karena kapasitas TPA saat ini masih mencukupi. Namun, langkah antisipatif perlu dilakukan sebelum daya tampung mencapai batas maksimal.
“Kita memang masih memiliki kapasitas TPA yang cukup saat ini. Tapi pertanyaannya sampai kapan? Sebelum kapasitas itu penuh, kita harus mulai melakukan reduksi sampah secara signifikan. Minimal bisa menekan sekitar 10 persen lebih dulu,” tegasnya.
Bonnie berharap pemerintah daerah aktif mengadopsi berbagai inovasi pengelolaan sampah yang telah berhasil diterapkan di daerah lain sehingga mampu menjaga kualitas lingkungan sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru. (Adv)
Penulis : Upi
Editor : Idhul Abdullah





















