DIKSIKU.com, Bontang – Keberadaan videotron milik Pemerintah Kota Bontang mulai memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga Juni 2026, layanan penyewaan media iklan digital tersebut telah menghasilkan pemasukan sebesar Rp9,75 juta.
Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa videotron memiliki potensi ekonomi yang cukup besar jika dikelola secara optimal. Karena itu, ia mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang untuk memperluas promosi kepada kalangan industri dan pelaku usaha.
Menurutnya, sejumlah videotron yang berada di titik strategis kota memiliki nilai jual tinggi sebagai sarana publikasi maupun promosi komersial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Potensinya cukup baik. Tinggal bagaimana pemerintah lebih aktif menawarkan layanan ini kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bontang,” kata Rustam, Rabu (24/6/2026).
Ia menyebut videotron yang tersebar di kawasan Selamat Datang Bontang, Simpang Empat Loktuan, Simpang Empat Al-Hijrah, dan Terminal Bontang Kuala merupakan aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penerimaan daerah.
Selain memberi ruang promosi bagi dunia usaha, pendapatan dari penyewaan videotron juga akan kembali kepada masyarakat melalui program pembangunan dan pelayanan publik.
“Semakin banyak yang memanfaatkan, semakin besar pula kontribusinya terhadap kas daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, menjelaskan bahwa pendapatan dari layanan tersebut mulai tercatat setelah kebijakan retribusi diberlakukan pada Februari 2026.
Ia mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha. Respons positif terlihat, terutama pada periode menjelang Idulfitri, ketika sejumlah perusahaan memanfaatkan videotron untuk kebutuhan promosi.
“Pendapatan hingga Juni 2026 sudah mencapai Rp9,75 juta dan kami terus berupaya meningkatkan pemanfaatannya,” ungkap Andi. (Adv)
Penulis : Upi
Editor : Idhul Abdullah





















