Marak Kebakaran Lahan, Dewan Kutim Desak Pemkab Sediakan Alat Pemadam yang Memadai

- Editor

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Jimmi. (int)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Jimmi. (int)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Peristiwa kebakaran lahan yang marak terjadi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akhir-akhir ini, menjadi atensi anggota DPRD Kutai Timur, Jimmi.

Bagaimana tidak, tingginya resiko kebakaran lahan tersebut tidak dibarengi dengan ketersediaan alat yang memadai. Sehingga, petugas tidak maksimal dalam menjalankan tugas pemadaman.

“Salah satu contoh, sebelumnya terjadi kebakaran lahan di tengah hutan. Tapi sulit ditangani, selain akses dan medannya sulit dilintasi, juga peralatannya kurang memadai,” jelasnya belum lama ini.

Jimmi mendesak pemerintah agar berkomitmen melakukan evaluasi menyangkut kekurangan  peralatan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kutim Desak Realisasi SPM Pendidikan Sesuai Permendikbud

“Pastinya akan dievaluasi lagi terkait dengan peralatan apa saja yang kurang,” ujar pria yang juga anggota Komisi C DPRD Kutim itu.

Meski demikian, lanjut Jimmi, sebelumnya BPBD telah mendapat bantuan peralatan yang bersumber dari dana bagi hasil dan dana reboisasi (DBH-DR). Akan tetapi, dana tersebut belum tercukupi untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan kebakaran lahan.

Persoalan kebakaran tentu bukan persoalan sepele. Jimmi menuturkan, pemerintah tidak boleh memandang sebelah mata atas kemungkinan kebakatran lahan terjadi. Untuk meminimalisir terjadinya kebakaran lahan yang lebih luas, tentu didukung dengan pengadaan alat dan keperluan lainnya.

Baca Juga :  Lindungi Petani dari Kerugian, Dewan Kutim Usulkan Asuransi Gagal Panen Untuk Petani

“Kami harap pemerintah tetap berkomitmen soal ini. Karena bukan persoalan biasa jika terjadi suatu kebakaran lahan. Tentu akan merugikan masyarakat,” tambah politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Ia berharap, paling tidak tahun ini kelengkapan peralatan yang dibutuhkan BPBD dalam menanggulangi kebakaran hutan dapat terealisasi. Sebab kata dia, upaya tersebut tentu bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap suatu peristiwa.

“Masyarakat pun tentu akan terbantu jika lahannya dapat ditangani segera dengan peralatan yang memadai. Dan justru sebaliknya, akan merugi jika penanganan kebakaran tidak bisa maksimal,” imbuhnya. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru