DIKSIKU.com, Bone – Warga Perumahan BTN Bone Wood Gardenia, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, mendesak pemerintah turun tangan menyikapi persoalan infrastruktur di kompleks perumahan mereka. Pasalnya, kawasan tersebut tidak memiliki drainase induk sama sekali, sehingga setiap kali hujan deras turun, jalan utama dan halaman rumah warga berubah menjadi kolam air setinggi lutut.
Pantauan di lokasi pada Kamis (6/11/2025), menunjukkan sisi kanan jalan utama perumahan sama sekali tidak dibuatkan saluran pembuangan air. Akibatnya, air hujan tidak mengalir keluar dan menyebabkan genangan luas di kawasan permukiman itu.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan, namun pihak pengembang tidak menunjukkan itikad memperbaiki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Drainase induk memang tidak ada. Setiap hujan pasti banjir. Sudah berkali-kali kami sampaikan ke pengembang, tapi tidak ada tindakan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan warga lain yang menilai pengembang seolah lepas tangan atas kewajiban membangun fasilitas umum yang layak.
“Kami sudah berulang kali minta solusi. Tapi justru disuruh gotong royong perbaiki sendiri. Padahal ini tanggung jawab pengembang,” kata seorang warga.
Selain persoalan drainase, warga juga mengeluhkan kerusakan jembatan kecil di dalam kompleks yang diduga tergerus banjir. Laporan mengenai hal ini pun tak digubris oleh pihak pengembang.
Warga kini berharap pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bone, serta Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) segera melakukan pemeriksaan lapangan. Mereka menuntut agar pengembang yang mengerjakan fasum dasar secara asal-asalan diberi sanksi tegas.
“Pemerintah harus turun tangan. Jangan biarkan pengembang seenaknya bangun perumahan tanpa memperhatikan drainase dan keselamatan warga,” tegas salah satu penghuni.
Ketiadaan drainase induk di kompleks BTN Bone Wood Gardenia dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap proyek perumahan bersubsidi yang dikerjakan tanpa standar teknis memadai. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang belum memberikan tanggapan resmi.
Penulis : Idul Abdullah
Editor : Idul Abdullah



















