Tranformasi Inspiratif! Dulu Viral Panjat Tiang Bendera, Kini Joni Jadi Penjaga NKRI

- Editor

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joni penyelamat merah putih resmi menjadi prajurit TNI AD. (kolase:diksiku)

i

Joni penyelamat merah putih resmi menjadi prajurit TNI AD. (kolase:diksiku)

DIKSIKU.com, Tabanan – Yohanes Andekala atau yang dikenal luas dengan julukan Joni, kembali mencuri perhatian publik. Enam tahun silam, pemuda asal Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu, NTT ini sempat viral karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera saat HUT RI ke-73.

Saat itu Joni masih duduk di bangku kelas 1 SMP Negeri Silawan. Kini, bocah itu telah tumbuh menjadi pemuda tangguh dengan semangat juang tinggi, dan resmi menyandang status sebagai prajurit TNI AD.

Joni menuntaskan Pendidikan Bintara TNI AD Angkatan 2024 di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IX/Udayana, Tabanan, Bali, bersama 217 bintara lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir detikcom pada Kamis (9/1/2025), Joni mengikuti upacara penutupan pendidikan dengan penuh khidmat didampingi sang ibunda, Lorenza Kaili. Nampak kebahagiaan terpancar dari raut wajah keduanya.

“Saya sangat bersyukur bisa lulus dan membahagiakan keluarga,” ungkap Joni dengan penuh haru.

Baca Juga :  Dua Hari Pencarian, ABK KM Cahaya Madinah Ditemukan Tewas Mengapung

Namun, perjalanan Joni menjadi tentara tidaklah mulus. Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Atambua, Joni pertama kali mencoba mengikuti seleksi TNI AD di Korem 161/Wirasatya, Kupang. Sayangnya, ia dinyatakan tidak lulus karena tinggi badan yang tidak memenuhi syarat.

Meski begitu, semangatnya tidak surut. Berkat ketekunan dan kegigihannya, TNI AD memberikan kesempatan kedua, dan Joni berhasil melewati semua tahapan seleksi hingga diterima di Rindam IX/Udayana pada 2024.

Joni mengaku pendidikan selama 3,5 bulan di Rindam Udayana memberinya banyak pelajaran berharga. “Saya merasa sangat bangga bisa melaksanakan pendidikan dengan lancar. Ini menjadi langkah awal saya untuk mengabdikan diri kepada tanah air tercinta,” tuturnya.

Keinginan Joni untuk menjadi tentara lahir dari pengalaman hidupnya di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Ia sering melihat prajurit TNI yang bertugas menjaga kedaulatan negara dengan penuh dedikasi. Hal ini menumbuhkan cita-citanya untuk bergabung dan mengikuti jejak mereka.

Baca Juga :  Cocok di Rumah Mertua, 5 Posisi Bercinta Minim Suara Tapi Tetap Nikmat

Perjuangan Joni juga menjadi pengobat rindu bagi mendiang ayahnya, Vitorino Paik Marson, yang telah lebih dulu berpulang. “Saya ingin membanggakan mama, almarhum bapak, dan keluarga besar saya,” ujarnya penuh tekad.

Ibunda Joni, Lorenza Kaili, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Ia bangga melihat anaknya berhasil meraih cita-cita meski harus melewati berbagai rintangan. “Saya berharap ia terus berjuang dan fokus menjadi prajurit yang terbaik,” ucap Lorenza dengan penuh harap.

Kini, sebagai prajurit TNI AD, Joni bertekad mengabdikan diri sepenuhnya untuk bangsa dan negara. Perjalanan hidupnya yang penuh inspirasi menjadi bukti bahwa mimpi dapat terwujud dengan tekad, kerja keras, dan doa. Dari viral sebagai penyelamat bendera hingga menjadi penjaga kedaulatan, Joni membuktikan bahwa semangat pantang menyerah selalu membuahkan hasil.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Banjir Bandang Sisakan Duka, 2500 Warga Nagan Raya Kehilangan Tempat Tinggal
Aktor Gary Iskak Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal di Pesanggrahan
MJB Kritik Keras Mangkraknya Bola Soba: Ini Simbol, Bukan Sekadar Bangunan
Laporan Mengalir, Polres Bone Siapkan Langkah Hukum Untuk Pengembang Nakal
Oknum Security Bank BTN Bone Diduga Halangi Tugas Jurnalis, Diminta Pahami UU Pers
Warga Perumahan Bone Wood Gardenia Menjerit, Instansi Saling Lempar Tanggung Jawab
Opini : Maulid & Tradisi Menyiapkan Baskon: Antara Religiusitas dan Kebersamaan Sosial
Opini : Merdeka Palestina Antara Euforia Politik dan Luka Kemanusiaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 16:29 WITA

Banjir Bandang Sisakan Duka, 2500 Warga Nagan Raya Kehilangan Tempat Tinggal

Kamis, 27 November 2025 - 23:32 WITA

MJB Kritik Keras Mangkraknya Bola Soba: Ini Simbol, Bukan Sekadar Bangunan

Rabu, 19 November 2025 - 13:28 WITA

Laporan Mengalir, Polres Bone Siapkan Langkah Hukum Untuk Pengembang Nakal

Kamis, 13 November 2025 - 16:03 WITA

Oknum Security Bank BTN Bone Diduga Halangi Tugas Jurnalis, Diminta Pahami UU Pers

Selasa, 11 November 2025 - 22:00 WITA

Warga Perumahan Bone Wood Gardenia Menjerit, Instansi Saling Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 26 September 2025 - 09:53 WITA

Opini : Maulid & Tradisi Menyiapkan Baskon: Antara Religiusitas dan Kebersamaan Sosial

Kamis, 25 September 2025 - 14:43 WITA

Opini : Merdeka Palestina Antara Euforia Politik dan Luka Kemanusiaan

Kamis, 18 September 2025 - 20:56 WITA

Opini : Menakar Sinergi Ketua DPRD dan Bupati Bone

Berita Terbaru

menu sarapan

Nasional

Sering Sarapan Ini? Ahli Gizi: Pantas Saja Badan Cepat Loyo!

Minggu, 30 Nov 2025 - 21:27 WITA