Warga Bukaka Bone Keluhkan Tumpukan Sampah yang Disebabkan PLN

- Editor

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah yang disebabkan PLN dikeluhkan warga Kelurahan Bukaka, Kabupaten Bone, Sabtu (8/6). (ist)

i

Tumpukan sampah yang disebabkan PLN dikeluhkan warga Kelurahan Bukaka, Kabupaten Bone, Sabtu (8/6). (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Tumpukan sampah potongan ranting pohon yang dipangkas pihak PLN beberapa waktu lalu, dikeluhkan masyarakat Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/6/2024).

Menurut Tamrin (36) salah seorang warga Kelurahan Bukaka, tumpukan sampah tersebut sudah berlangsung selama seminggu, dan terkesan dibiarkan karena tidak diangkut petugas sampah.

“Padahal setiap hari ada mobil petugas sampah yang datang, tapi tidak diangkut,” keluhnya.

Tumpukan sampah tersebut kata Tamrin sangat merugikan  warga sekitar. Pasalnya kondisi tersebut tidak elok dipandang mata, sehingga berdampak pada sepinya pengunjung ke tempat usahanya.

“Di sini kan rata-rata usaha jual-jualan. Karena tumpukan sampah ini, pengunjung jadi malas singgah ke tempat usaha kami. Merusak pemandangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Cemari Nama Bhayangkara, Polres Bone Pecat Anggota Terlibat Narkoba

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone, Dray Vibrianto, yang dikonfirmasi terkait hal ini menegaskan bahwa tumpukan sampah dari tebangan pohon itu merupakan tanggung jawab PLN.

“Kalau tebangan PLN, tanggung jawabnya PLN dinda. Mereka punya pihak ketiga yang laksanakan. Nanti saya hubungan PLN,” terangnya.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya
Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,43% di Tengah Tekanan Global, Ini Pendorong Utamanya
Pemprov Sulsel Hormati Aspirasi Pemekaran Luwu Raya Meski Moratorium DOB Berlaku

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:41 WITA

Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,43% di Tengah Tekanan Global, Ini Pendorong Utamanya

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:39 WITA

Pemprov Sulsel Hormati Aspirasi Pemekaran Luwu Raya Meski Moratorium DOB Berlaku

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:36 WITA

BEM UMSi Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar, Wakil Ketua SMSI Beberkan Teknik Wawancara

Berita Terbaru