DIKSIKU.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara resmi mengajukan permohonan grasi kepada Presiden Isaac Herzog pada Minggu (30/11/2025). Permintaan pengampunan yang dituangkan dalam dokumen setebal 111 halaman itu berkaitan dengan serangkaian dakwaan korupsi yang tengah dihadapinya. Namun, Herzog menilai langkah Netanyahu menimbulkan kegelisahan publik dan menolak memberikan grasi tanpa proses yang layak.
Permohonan tersebut muncul di tengah tiga perkara hukum yang membelit Netanyahu. Berdasarkan laporan New York Times, dakwaan meliputi tuduhan penyuapan, penipuan, serta pelanggaran kepercayaan dalam tiga kasus berbeda.
Kasus Hadiah dari Arnon Milchan dan James Packer
Dalam dakwaan pertama, Netanyahu dituduh menerima hadiah bernilai hampir 300.000 dolar AS berupa cerutu, sampanye, dan barang mewah lainnya dari produser Hollywood Arnon Milchan serta pengusaha Australia James Packer pada periode 2007–2016.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai gantinya, Netanyahu diduga menekan Kementerian Keuangan untuk memperpanjang fasilitas pengecualian pajak bagi warga Israel ekspatriat. Ia juga disebut melobi pemerintah Amerika Serikat untuk membantu memperpanjang visa Milchan.
Tindak pidana penyuapan dapat dijatuhi hukuman maksimal 10 tahun penjara, sementara penipuan dan pelanggaran kepercayaan memiliki ancaman hukuman hingga tiga tahun.
Kesepakatan dengan Arnon Mozes
Kasus kedua menyangkut dugaan kesepakatan timbal balik antara Netanyahu dan Arnon Mozes, penerbit surat kabar Yediot Aharonot. Pada 2014, Netanyahu disebut membahas kemungkinan pemberian liputan positif sebagai imbalan atas dukungan terhadap rancangan undang-undang yang dapat membatasi pengaruh Israel Hayom, media pesaing.
Mozes, yang turut diadili dalam kasus ini, membantah keterlibatan dalam tindakan ilegal.
Kasus Israel Bezeq–Walla
Perkara ketiga mengaitkan Netanyahu dengan perusahaan telekomunikasi besar Israel, Bezeq. Berdasarkan laporan Al Jazeera, Netanyahu diduga memberikan keringanan regulasi kepada Bezeq saat menjabat sebagai Menteri Komunikasi.
Sebagai balasannya, pemilik Bezeq sekaligus pengendali situs berita Walla, Shaul Elovitch, disebut mengarahkan pemberitaan positif untuk Netanyahu dan istrinya. Keuntungan regulasi tersebut mencakup persetujuan merger serta keuntungan finansial lainnya.
Netanyahu menghadapi dakwaan penyuapan serta pelanggaran kepercayaan dalam kasus ini.
Hingga kini, belum ada keputusan lanjutan dari Presiden Herzog terkait permohonan grasi tersebut, sementara proses hukum terhadap Netanyahu terus berjalan.
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Idul Abdullah
Sumber Berita : kompas.com



















