Gencatan Senjata Dimulai, Gaza Sambut Harapan Baru di Tengah Konflik Berkepanjangan

- Editor

Minggu, 19 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Warga Gaza rayakan gencatan senjata (Foto: REUTERS/Mohammed Salem)

i

Warga Gaza rayakan gencatan senjata (Foto: REUTERS/Mohammed Salem)

DIKSIKU.com, Gaza – Gaza menyambut harapan baru hari ini dengan dimulainya gencatan senjata yang telah lama dinantikan. Setelah satu tahun mediasi intensif oleh Qatar dan Mesir, kesepakatan ini menjadi pijakan pertama menuju upaya penghentian konflik berkepanjangan yang telah merenggut puluhan ribu nyawa sejak perang besar dimulai pada Oktober 2023.

Perang antara Israel dan Hamas yang berawal dari serangan mengejutkan Hamas ke wilayah Israel telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang dahsyat. Di Gaza, lebih dari 45 ribu jiwa—kebanyakan perempuan dan anak-anak—menjadi korban tewas, sementara jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Namun, proses menuju gencatan senjata ini bukannya tanpa hambatan. Penyerahan daftar sandera oleh Hamas menjadi titik krusial yang sempat menunda pelaksanaannya. Hamas menyebut kendala teknis, termasuk sulitnya komunikasi di tengah ancaman serangan udara Israel, sebagai alasan utama keterlambatan tersebut.

Hari ini, tiga sandera asal Israel, Romi Gonen (24), Emily Damari (28), dan Doron Shtanbar Khair (31), dipastikan akan dibebaskan oleh Hamas. Sebagai gantinya, Israel akan membebaskan 95 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dari tahanan mereka. Palang Merah akan memfasilitasi proses ini, yang dijadwalkan dimulai setelah pukul 16.00 waktu setempat.

Di sisi lain, meskipun pasukan Israel telah mundur dari wilayah selatan Gaza menuju koridor Philadelphi, serangan udara dan artileri di wilayah utara dan tengah Gaza tetap berlangsung. Serangan ini telah menewaskan delapan orang dan melukai lebih dari 25 lainnya, menimbulkan kekhawatiran atas rapuhnya kesepakatan gencatan senjata ini.

Baca Juga :  Protes Besar Warnai Ketegangan Politik di Turki, Erdogan Didesak Mundur

Pengungsi Gaza menyambut gencatan senjata ini dengan harapan besar, meskipun dibayangi keraguan. Souad Warshaga, salah satu pengungsi, mengungkapkan kegembiraannya untuk bisa kembali ke rumahnya di Gaza utara.

“Kami sangat merindukan rumah kami,” ujarnya, dilansir Al-Jazeera dan AFP, Minggu (19/1/2025)

Namun, rasa bahagia itu bercampur dengan ketakutan, seperti diungkapkan oleh Latifa Qashqash. “Saya takut Israel melanggar perjanjian ini. Kami sudah kehilangan terlalu banyak.”

Meskipun langkah ini memberikan secercah harapan, jalan menuju perdamaian yang sejati masih panjang dan penuh tantangan. Warga Gaza dan komunitas internasional kini menanti apakah gencatan senjata ini dapat bertahan dan membuka peluang untuk mengakhiri konflik yang telah menimbulkan begitu banyak penderitaan.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Kepanikan di White House Dinner, Secret Service Evakuasi Trump Setelah Suara Letusan
Ada WNI Jadi Idol, Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di Tanah Air
Pemerintah Percaya Diri, Tolak Pinjaman IMF di Tengah Krisis Global
Rusia Panen Cuan di Tengah Perang Iran vs AS-Israel, Rp12 Triliun Sehari
Hacker Iran Lancarkan Serangan Digital, Email Pribadi Direktur FBI Diretas, Data Bocor ke Publik
Iran Kehilangan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Akibat Serangan AS-Israel
Gabung Dewan Perdamaian, Israel Justru Bombardir Kamp Pengungsi Gaza
Ketegangan Memanas, Kapal Induk AS Bergerak Menuju Timur Tengah

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:47 WITA

Kepanikan di White House Dinner, Secret Service Evakuasi Trump Setelah Suara Letusan

Kamis, 23 April 2026 - 06:24 WITA

Ada WNI Jadi Idol, Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di Tanah Air

Rabu, 22 April 2026 - 13:40 WITA

Pemerintah Percaya Diri, Tolak Pinjaman IMF di Tengah Krisis Global

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:17 WITA

Rusia Panen Cuan di Tengah Perang Iran vs AS-Israel, Rp12 Triliun Sehari

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:49 WITA

Hacker Iran Lancarkan Serangan Digital, Email Pribadi Direktur FBI Diretas, Data Bocor ke Publik

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:27 WITA

Iran Kehilangan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Akibat Serangan AS-Israel

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:58 WITA

Gabung Dewan Perdamaian, Israel Justru Bombardir Kamp Pengungsi Gaza

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:54 WITA

Ketegangan Memanas, Kapal Induk AS Bergerak Menuju Timur Tengah

Berita Terbaru

Anggota DPRD Bontang - Yusuf. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Soroti Syarat Gratispol Kesehatan yang Dinilai Saklek

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WITA