Dewan Kutim Dorong Pemkab Tumbuhkan Semangat Kewirausahaan Generasi Muda

- Editor

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di tahun 2023 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), mencapai 5,93 persen.

Jika diperhitungkan dengan jumlah penduduk Kutim saat ini yang mencapai kurang lebih 400 ribu jiwa, maka masih ada sekitar 23 ribu orang yang menganggur di Kutim.

Anggota DPRD Kutim, Agusriansyah Ridwan, mengatakan masih minimnya lapangan pekerjaan menjadi penyebab masih tingginya angka pengangguran di Kutim.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta pemerintah untuk tidak tutup mata atas fenomena tersebut. Karena kata dia, pemerintah bertanggung jawab untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat.

Baca Juga :  Legislator Kutim Geram Penangan Sampah Tidak Maksimal : Ini Persoalan Serius

Apalagi menurutnya, setiap tahun sejumlah kampus di Kutim mencetak lulusan sarjana. Akan tetapi, setelah lulus mereka masih kesulitan dalam mencari pekerjaan.

“Kita ketahui bersama alumni dari suatu kampus itu banyak setiap tahunnya, tetapi lapangan pekerjaan itu semakin terbatas,” sebutnya.

Ia mencermati, setiap orang mau bekerja di tempat yang sama di Kutim, tentu akan sulit. Utamanya di perusahaan-perusahaan besar.

Kata dia, penting bagi masyarakat untuk memiliki fleksibilitas dan keterbukaan terhadap berbagai peluang kerja yang ada. Ini yang harus dilakukan. Bagaimana bisa menangkap peluang yanga da di depan mata.

Baca Juga :  Dewan Apresiasi Pemkab Tangani Stunting, Minta Upaya Terus Dimaksimalkan

“Bayangkan saja kalau misalnya semua ingin di pekerjaan yang sama. Maka itu tentu akan sangat sulit dipikirkan,” katanya.

Lanjut Agusriansyah, solusi yang tepat untuk mengatasi keterbatasan lapangan pekerjaan adalah melalui entrepreneurship. Utamanya dengan mengembangkan anak-anak muda potensial untuk menjadi wirausaha.

Agusriansyah percaya, bahwa mengembangkan kewirausahaan dan menawarkan jasa merupakan langkah yang sangat tepat. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru