Reses DPRD Kutim, Warga Kampung Jawa Minta Perbaikan Jalan dan Pembangunan Masjid

- Editor

Minggu, 2 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Hepnie Armansyah. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Hepnie Armansyah. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur, Hepnie Armansyah, baru-baru ini menyambangi Kampung Jawa, Kecamatan Sangatta Utara, dalam rangka reses untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Kunjungan ini mengungkap berbagai kebutuhan mendesak dari warga terkait pembangunan infrastruktur jalan dan rumah ibadah.

“Selama reses, saya mendapatkan banyak masukan berharga dari masyarakat Kampung Jawa. Kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan jalan semenisasi yang masih kurang memadai, serta pembangunan masjid yang harus mendapat perhatian lebih,” ujar Hepnie kepada media pada Minggu (2/5/2024).

Baca Juga :  Ratusan Siswa di Kutim Tidak Lolos Sekolah Negeri, Dewan Desak Pemkab Segera Tindaklanjuti

Menurut Hepnie, meskipun ada kemajuan dalam pembangunan infrastruktur di Kota Sangatta, masih banyak wilayah yang belum mendapat perhatian yang layak.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk lebih fokus pada pembangunan jalan di area yang selama ini kurang terjangkau. Hal ini penting agar seluruh masyarakat merasakan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” tambah Hepnie.

Masa reses menjadi momen strategis bagi anggota DPRD untuk berinteraksi langsung dengan konstituen, mengumpulkan aspirasi, dan memeriksa implementasi kebijakan pemerintah. Reses memberikan peluang bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung, sehingga hasilnya lebih relevan dan berdasarkan fakta di lapangan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bontang Desak Perbaikan Trotoar PJU Untuk Hindari Korban

“Reses bukan hanya sekedar kunjungan, tapi merupakan kesempatan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Ini juga bagian dari tanggung jawab kami dalam legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” jelas Hepnie.

Dengan informasi yang didapat selama reses, Hepnie berharap agar pembangunan di Kampung Jawa dapat segera dilaksanakan, sehingga memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari warga dan mempercepat kemajuan wilayah tersebut. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru