Pengawasan Ketat Proyek Jalan Soekarno Hatta di Akhir Masa Jabatan DPRD Bontang

- Editor

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina. (int)

i

Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Menjelang akhir masa jabatannya, Komisi III DPRD Bontang yang dipimpin Amir Tosina menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau perkembangan proyek infrastruktur yang masih tertunda.

Fokus utama sidak ini adalah proyek di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bontang Lestari, yang telah lama menjadi perhatian warga akibat longsor yang terjadi di kawasan tersebut.

Amir Tosina menegaskan bahwa penyelesaian proyek-proyek yang belum rampung sejak 2023 menjadi prioritas utama.

“Kami berkomitmen untuk memastikan semua proyek yang tertunda dapat diselesaikan dengan cepat dan sempurna sebelum masa jabatan kami berakhir pada tahun 2024,” ujar Amir, Sabtu (27/7/2024).

Baca Juga :  Muhammad Sahib Minta Pemerintah Hentikan Tebang Pilih dalam Penegakan Perda

Di antara proyek yang mendapat perhatian khusus adalah pembangunan terminal bus Bontang di Jalan S Parman, Kelurahan Belimbing, serta pembangunan pelataran di Bontang Kuala.

Pembangunan terminal bus yang dimulai pada 2023 ini diharapkan dapat selesai di akhir tahun tersebut, namun mengalami keterlambatan hingga kini. Terminal bus ini dianggap krusial, terutama bagi para pekerja tambang yang sangat membutuhkannya.

Tidak hanya terminal bus, proyek pelataran di Bontang Kuala juga menjadi sorotan. Dengan target penyelesaian dalam tujuh bulan, Amir menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk alasan dari kontraktor.

Baca Juga :  Rawan Lakalantas, Dewan Kutim Desak Dinas Terkait Benahi Traffic Light Rusak

“Kami tidak akan menerima alasan seperti kekurangan kayu atau masalah teknis lainnya. Pengerjaan harus dipercepat sekarang, bukan nanti ketika waktu sudah mendesak,” tambahnya.

Walaupun sidak ini menekankan percepatan proyek, Amir juga mengingatkan bahwa kualitas tidak boleh dikorbankan. Ia berharap proyek-proyek ini bisa diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar pengerjaan.

“Sebagai wujud tanggung jawab kami kepada masyarakat Bontang, proyek-proyek ini akan terus kami awasi. Sidak ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan pengerjaan berjalan dengan baik dan sesuai jadwal,” tegas Amir. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru