Jumlah Pengungsi Meningkat, Makassar Siaga Banjir, Wali Kota Ingatkan Kesiapsiagaan Logistik

- Editor

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah Pengungsi Meningkat, Makassar Siaga Banjir, Wali Kota Ingatkan Kesiapsiagaan Logistik. (ist)

i

Jumlah Pengungsi Meningkat, Makassar Siaga Banjir, Wali Kota Ingatkan Kesiapsiagaan Logistik. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Banjir yang melanda Kota Makassar telah menyebabkan jumlah pengungsi semakin meningkat. Berdasarkan laporan dari Dinas Sosial Makassar pada Senin, 23 Desember 2024, tercatat sebanyak 2.698 orang atau 777 kepala keluarga (KK) terdampak bencana tersebut.

Pengungsi tersebar di empat kecamatan, yaitu Manggala, Biringkanaya, Panakkukang, dan Tamalanrea, dengan total 38 titik pengungsian.

Kecamatan Biringkanaya menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar, mencapai 1.091 jiwa atau 288 KK, diikuti oleh Kecamatan Manggala dengan 1.202 jiwa atau 349 KK. Sementara itu, Kecamatan Tamalanrea mencatatkan 107 jiwa atau 37 KK, dan Panakkukang 301 jiwa atau 103 KK.

Baca Juga :  Novel Sebut Penanganan HIV/AIDS Harus Komprehensif dan Sesuai HAM

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menegaskan pentingnya pembaruan data pengungsi setiap tiga jam untuk memastikan kecukupan logistik dan kebutuhan medis.

“Kita harus memastikan persediaan logistik dan obat-obatan tetap terjaga, apalagi jika banjir ini berlangsung lama,” kata Danny Pomanto, sapaan akrabnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa, meskipun penyebab banjir akibat cuaca ekstrem sudah jelas, fokus utama sekarang adalah menangani dampaknya dengan maksimal.

Baca Juga :  Orang Tua Resah Menunggu Seragam Baru, DPRD Bontang Tuntut Kepastian Pemerintah

Ia mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan koordinasi dan siap siaga menghadapi potensi bencana yang lebih buruk.

“Selama musim penghujan, kita harus 24 jam stand by, siap menghadapi segala kemungkinan,” lanjutnya.

Ia juga menyerukan pentingnya semangat gotong royong dari seluruh masyarakat Makassar, agar mereka saling membantu dan tidak saling menyalahkan dalam menghadapi situasi ini.

“Yang terpenting adalah keselamatan keluarga, terutama anak-anak dan orang tua kita,” ujar Danny, menutup imbauannya. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru