Tragis! Wanita di Bone Dihabisi Brutal, Pelaku Nyamar Jadi Penolong

- Editor

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pembunuhan (bermukenah) diinterogasi Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf. (ist)

i

Pelaku pembunuhan (bermukenah) diinterogasi Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan digegerkan pembunuhan keji seorang wanita bernama Asima (54) di Dusun Baleleng, Desa Wellulang, Kecamatan Amali, pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 15.00 WITA.

Diduga kuat, Asima menjadi target perampokan yang berujung pada aksi sadis, hingga ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya.

Tim Reskrim Polres Bone bergerak cepat dan berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ternyata, pelaku yang diketahui bernama MW (38) sempat berpura-pura panik dan berusaha menolong korban demi mengelabui warga serta petugas.

“Namun, kejelian tim penyidik berhasil membongkar sandiwara ini,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Yusriadi Yusuf.

Baca Juga :  Apesnya Pelaku Sabu di Bone, Tunggu Pelanggan Malah Polisi yang Datang

Berdasarkan hasil penyelidikan, MW menghabisi nyawa korban dengan cara memukulnya dua kali menggunakan besi pencongkel kelapa hingga terjatuh.

Tak berhenti di situ, ia kemudian menikam korban berulang kali hingga tewas di tempat.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku langsung menggasak barang berharga milik korban, termasuk dua kalung emas, satu gelang emas, satu cincin, serta uang tunai sebesar Rp 7 juta.

“Tak hanya itu, pelaku juga membawa kabur ponsel merek Vivo berwarna ungu hitam,” pungkasnya.

Dari hasil visum, korban mengalami luka serius, termasuk luka terbuka sepanjang 10,5 cm di leher kanan, luka memar di leher kiri, beberapa luka terbuka di kepala, serta jari tengah tangan kiri yang terpotong.

Baca Juga :  VIDEO : KPU Bone Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

Tim gabungan Polres Bone dan Polsek Amali yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Yusriadi Yusuf dan Kapolsek Amali IPTU Hasanuddin, akhirnya menangkap MW sekitar pukul 21.30 WITA.

Bukti kuat berupa pakaian pelaku yang berlumuran darah menjadi kunci utama penangkapannya.

“Saat dikonfrontasi dengan barang bukti, pelaku tak bisa mengelak dan akhirnya mengakui perbuatannya,” jelas AKP Yusriadi.

Polisi memastikan bahwa kasus ini masih dalam tahap pengembangan guna mengungkap motif lebih mendalam. Saat ini, MW telah diamankan di Mapolres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah
Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil
Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan
Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara
Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara
Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam
Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:25 WITA

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah

Kamis, 30 April 2026 - 22:02 WITA

Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil

Kamis, 30 April 2026 - 14:02 WITA

Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan

Rabu, 29 April 2026 - 20:22 WITA

Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 April 2026 - 22:08 WITA

Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara

Minggu, 19 April 2026 - 16:18 WITA

Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WITA

Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku

Senin, 13 April 2026 - 17:22 WITA

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terbaru