Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan Ikuti Pelatihan Cara Penanganan Ikan yang Baik

- Editor

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai menyelenggarakan pelatihan Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB), yang merupakan pedoman dan tata cara penanganan ikan untuk memenuhi persyaratan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan.

Pelatihan ini dibuka oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif didampingi Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Syamsul Alam, yang digelar di ruang pertemuan Hotel Rofina, Selasa (1/7/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh 100 orang nelayan dan pelaku usaha perikanan yang terbagi dalam dua sesi pelatihan selama empat hari.

Syamsul Alam mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan serta pelaku usaha perikanan dalam menangani ikan, mulai dari penangkapan hingga pemasaran, agar memenuhi standar mutu dan keamanan yang ditetapkan.

“Pelatihan ini seringkali menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat CPIB, yang penting untuk meningkatkan daya saing produk perikanan di pasar,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Ratnawati Arif mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam mendukung visi nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo di bidang ketahanan pangan dan penguatan ekonomi biru.

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Arif Serahkan SK Kepada 3.948 PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemkab Sinjai

“Pelatihan ini bukan hanya bagian dari strategi peningkatan kapasitas, tapi juga upaya nyata menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Bupati Ratnawati Arif menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Sinjai, meningkatkan kemandirian ekonomi nelayan kecil serta menciptakan ekosistem perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

“Pemerintah daerah akan terus memainkan peran aktif dalam menyediakan pendidikan, pendampingan teknis, dan pelatihan bagi nelayan demi mewujudkan sektor perikanan yang tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Dinas Kominfo Sinjai

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru