Ini Saksi Mata Insident Murid Pukul Guru di Sinjai

- Editor

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Kasus pemukulan terhadap Wakasek SMAN 1 Sinjai, Mauluddin oleh siswanya sendiri insial MF di ruangan Bimbingan Konseling (BK), Selasa (16/9/2025) yang menjadi sorotan publik, kasusnya kini sudah berproses di Polres Sinjai.

Seperti informasi yang beredar  sebelumnya, pada saat siswa MF terduga pelaku melakukan pemukulan kepada korban (Wakasek, Mauluddin) di ruangan BK, orang tua pelaku tidak melakukan apa-apa dibantah oleh Busran Hafid (orang tua siswa) saksi mata yang juga berada dalam ruangan tempat kejadian perkara di SMAN 1 Sinjai pada hari Selasa.

Busran Hafid yang ditemui media ini membeberkan insiden tersebut,”pada hari Selasa 16 September 2025 saya juga dipanggil oleh guru BK selaku orang tua terkait adanya pelanggaran anak saya di Sekolah,”ujarnya.

“Saat itu saya juga berada diruangan BK mendampingi anak saya menghadap guru BK bersama dengan Aiptu Rajamuddin ayahnya MF, sebelumnya Wakil Kepala Sekolah (Wakasek-red) pada saat itu belum berada didalam ruangan BK, kami waktu itu hanya berlima, ada guru BK yang menerima kami,”ucapnya.

Busran Hafid juga menjelaskan posisi tempat duduknya dan tempat duduk Aiptu Rajamuddin yang agak jauh dari pintu ruangan BK.

“Kejadiannya begitu cepat, selang berapa menit kemudian tiba-tiba Wakasek Mauluddin muncul, seketika itu pula MF berdiri melompati dan memukul,”ujarnya.

Baca Juga :  Pemusnahan 53 Perkara di Bone: Kajari Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba!

Sontak saya yang berada lebih dekat melerai lalu membawa MF keluar dari ruangan BK dan menenangkan MF, guru yang hadir diruangan itu tidak sempat melerai.

Pada saat kejadian saya mendengar Aiptu Rajamuddin, berteriak keras untuk menghentikan kejadian tersebut dan memarahi anaknya.

Lalu menyuruh anaknya minta maaf kepada gurunya. MF setelah kejadian bersujud minta maaf kepada wali kelasnya sambil menangis, Pak Raja juga turut meminta maaf kepada guru,”bebernya.

“Jadi kalau dikatakan bahwa Rajamuddin tidak berbuat apa-apa, itu tidak benar karena saya berada diruangan BK saat kejadian,” tandasnya. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : DIKSIKU.com

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru