Golkar Menang Telak di Bontang, Dirikan Fraksi Independen dengan Tujuh Kursi

- Editor

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD II Partai Golkar yang juga ketua sementara DPRD Bontang Periode 2024-2029, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (int)

i

Ketua DPD II Partai Golkar yang juga ketua sementara DPRD Bontang Periode 2024-2029, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Dalam gelaran Pemilihan Legislatif (Pileg) yang baru saja selesai, Partai Golongan Karya (Golkar) mencatatkan kemenangan besar di Bontang dengan berhasil merebut tujuh kursi legislatif.

Hal tersebut menandai Golkar sebagai partai dominan di DPRD Bontang untuk periode 2024-2029.

Keberhasilan ini membawa kemenangan signifikan bagi Golkar, yang kini akan mengisi kursi legislatif di tiga daerah pemilihan yakni Bontang Selatan, Bontang Barat, dan Bontang Utara.

Untuk Bontang Selatan, Alfin Rausan Fikry, Yassier Arafat, dan Nursalam akan mewakili daerah tersebut. Sementara itu, Aloysius Roni akan duduk di Bontang Barat.

Baca Juga :  Abdul Malik Apresiasi Kafilah Bontang Selatan yang Juara Umum MTQ XVII

Di Bontang Utara, kursi-kursi legislatif akan diisi oleh Rustam, Ubayya Bengawan, dan Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Andi Faizal Sofyan Hasdam, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar dan Ketua DPRD Bontang, mengungkapkan bahwa dengan perolehan tujuh kursi, Golkar akan membentuk fraksi independen di DPRD Bontang tanpa bergabung dengan partai lain.

“Kami sangat puas dengan hasil ini dan berkomitmen untuk membentuk fraksi sendiri, serta menjalankan mandat kami tanpa perlu berkoalisi,” kata Andi Faizal.

Pada periode DPRD sebelumnya, Golkar bekerja sama dengan Partai Nasdem membentuk Fraksi Golkar-Nasdem, yang merupakan salah satu dari lima fraksi yang ada. Fraksi ini terdiri dari sejumlah anggota, termasuk Muslimin, Faisal, dan Nursalam.

Baca Juga :  Investasi Makassar Capai Rp2,56 Triliun, Menyumbang 26 Persen dari Total Investasi Sulsel

Di samping itu, DPRD Bontang sebelumnya juga memiliki fraksi-fraksi lain seperti Fraksi PKB-PPP-PDIP, Fraksi Gerindra-Berkarya, Fraksi Amanat Nurani Rakyat, dan Fraksi PKS.

Dengan pembentukan fraksi baru oleh Golkar, peta politik DPRD Bontang diharapkan akan mengalami dinamika baru yang akan menentukan arah kebijakan dan keputusan-keputusan penting untuk periode mendatang. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru