Kajan Lahang Dorong Pengembangan Bandara Uyang Lahai Untuk Atasi Kendala Transportasi

- Editor

Minggu, 4 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Kajan Lahang. (int)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Kajan Lahang. (int)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Pembangunan Bandara Perintis Uyang Lahai di Kutai Timur (Kutim) semakin mendapat perhatian sebagai upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi.

Anggota DPRD Kutim, Kajan Lahang, menegaskan pentingnya pengembangan bandara ini untuk mempermudah akses bagi warga Kecamatan Kongbeng dan Wahau, yang selama ini mengalami kesulitan perjalanan karena terbatasnya infrastruktur transportasi darat.

Menurutnya, keterbatasan akses transportasi darat membuat perjalanan jarak jauh menjadi tantangan besar bagi masyarakat di dua kecamatan tersebut. Oleh karena itu, pengembangan bandara yang dapat melayani rute penerbangan lintas kota, provinsi, dan pulau menjadi sangat penting.

“Bandara Uyang Lahai berpotensi menjadi pintu gerbang ekonomi yang signifikan, membantu mempermudah mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah ini,” ujarnya kepada media.

Baca Juga :  Legislator Arang Jau Dorong Pengembangan Pariwisata di Kongbeng dan Wahau

Sejak dimulai pada tahun 2012, Bandara Uyang Lahai telah mengalami beberapa tahap pembangunan. Meski berstatus sebagai bandara perintis, proses pengembangan terus dilakukan, meski sering terhambat oleh kendala perizinan.

“Masyarakat setempat akan sangat terbantu dengan adanya bandara ini. Perjalanan dari Kongbeng ke Samarinda yang sebelumnya memakan waktu lama kini bisa dipersingkat menjadi hanya satu jam,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia berharap pengembangan Bandara Uyang Lahai tidak hanya akan memperbaiki aksesibilitas, tetapi juga mendongkrak potensi wisata alam dan budaya Kutim. Dia yakin, dengan fasilitas transportasi yang memadai, daerah ini akan lebih dikenal dan menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Banjir Terjang Makassar, Wali Kota Imbau Masyarakat Waspada

Sementara itu, upaya pengembangan jalur transportasi oleh pemerintah daerah tidak hanya terbatas pada Bandara Uyang Lahai.

Sebelumnya, Pemkab Kutim juga merencanakan pembangunan bandara di Kawasan Pelabuhan Kenyamukan. Namun, proyek tersebut menghadapi kendala terkait lokasi yang tidak memenuhi standar, khususnya terkait dengan landasan pacu.

Dengan berbagai upaya pengembangan yang sedang dilakukan, diharapkan infrastruktur transportasi di Kutim akan semakin maju dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat serta perekonomian daerah. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru