Dongkrak Sektor Peternakan, DPRD Kutim Dorong Pengembangan Budidaya Maggot

- Editor

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kutim, Joni. (int)

i

Ketua DPRD Kutim, Joni. (int)

DIKSIKU.com, Kutai Timur –  Guna mengurangi dampak lingkungan dari limbah organik, Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Joni mendorong pengembangan budidaya Maggot. Apalagi menurutnya pengembangan budidaya Maggot sangatlah mudah. Bahan utamanya juga cukup gampang didapatkan.

Hal itu disampaikan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, usai mengikuti Rapat Koordinasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) Kutim, serta berkunjung ke tempat budidaya Maggot di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

“Budidaya Maggot memiliki potensi yang menjanjikan untuk mendongkrak sektor usaha pakan ternak,” terangnya.

Baca Juga :  Atasi Kekurangan Nakes, Ketua DPRD Kutim Dorong Beasiswa Perusahaan Fokus Pada Kedokteran

Diketahui, Maggot merupakan larva yang kerap kali diasosiasikan dengan lalat. Tahap ini menjadi kunci dalam siklus hidup serangga metamorfosis sempurna. Maggot juga sebagai agen yang efektif berperan dalam mengurai materi organik yang sudah mati, seperti bangkai hewan dan sisa-sisa tumbuhan.

Meski terlihat menakutkan, nyatanya Maggot memiliki banyak peran penting. Maggot tidak hanya membantu mengelola limbah organik, tetapi juga menghasilkan produk sampingan berupa pupa yang dapat dimanfaatkan dalam industri pakan ternak.

“Di Kutim sudah ada yang melakukan budidaya Maggot. Tetapi masih perlu dikembangkan lagi. Supaya bisa bersaing seperti daerah lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Reses DPRD Kutim, Warga Kampung Jawa Minta Perbaikan Jalan dan Pembangunan Masjid

Dengan begitu, Joni berharap masyarakat Kutim mampu menangkap peluang dalam bidang usaha pakan ternak. Ia menyampaikan, Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim turut berperan aktif agar sektor tersebut terus berkembang untuk menjadi suatu lapangan pekerjaan.

“Sebelumnya sudah ada usulan aspirasi dari DLH Kutim. Mudah-mudahan cepat direalisasikan. Supaya budidaya Maggot bisa dikembangkan untuk pakan ternak,” tambahnya. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru