Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

- Editor

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

i

Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

DIKSIKU.com, Jakarta – Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i menyampaikan bahwa lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 berada di area terpencil Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dan tidak berada di jalur pendakian umum. Kondisi tersebut menyebabkan proses evakuasi korban menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Penjelasan itu disampaikan Syafi’i saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Ia mengungkapkan bahwa titik kecelakaan berada jauh dari jalur yang biasa dilalui pendaki, sehingga menyulitkan akses tim SAR.

Menurut Syafi’i, untuk mencapai lokasi jatuhnya pesawat, tim SAR harus menempuh jalur memutar dengan waktu perjalanan yang diperkirakan mencapai satu hari. Basarnas juga melibatkan warga setempat yang memiliki pengalaman masuk ke kawasan hutan untuk membantu pencarian jalur tercepat menuju lokasi.

Baca Juga :  Terbukti Asusila, DKPP Berhentikan Hasyim Asy'ari Sebagai Ketua KPU-RI

Selain medan yang berat, faktor cuaca turut menjadi hambatan utama. Hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur kawasan perbukitan Gunung Bulusaraung, menyebabkan jarak pandang terbatas dan menyulitkan pergerakan tim di lapangan.

Syafi’i menyebutkan, hujan deras telah terjadi sejak dini hari dan hingga kini kawasan perbukitan dengan ketinggian sekitar 1.400 meter tersebut masih tertutup awan tebal. Kondisi itu menghambat upaya evakuasi, khususnya melalui jalur udara.

Untuk mengatasi kendala cuaca, Basarnas berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna melakukan operasi modifikasi cuaca. Hingga saat ini, operasi tersebut telah dilakukan sebanyak dua kali dari rencana enam sorti penerbangan.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Pemerkosaan Tewas Diamuk Massa di Gowa, Videonya Viral

Namun demikian, Syafi’i menjelaskan bahwa awan cumulonimbus masih berada pada ketinggian 5.000 hingga 6.500 kaki, sehingga kondisi cuaca yang ideal untuk evakuasi udara belum sepenuhnya tercapai.

Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi kejadian, pesawat diduga menghantam punggung bukit. Benturan tersebut menyebabkan puing-puing pesawat tersebar ke beberapa arah, baik di sisi depan maupun belakang lokasi tabrakan.

Syafi’i menambahkan, dari temuan di lapangan, arah pergerakan pesawat saat mengalami kecelakaan berbeda dari jalur yang seharusnya dilalui. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus analisis dalam penanganan dan investigasi awal insiden tersebut.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Rahmah M.

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

MUI Tegaskan Pria Berkostum Perempuan saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Minyakita, LPG 3 Kg, dan Beras SPHP
DPR Soroti Maraknya Aksi Main Hakim Sendiri, Minta Pelaku Diproses Hukum
Yasir Machmud Resmi Dilantik Pimpin DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031
527 Ribu Laporan Masuk ke PPATK, Korupsi hingga Penggelapan Jadi Dugaan Terbanyak
Mendagri Soroti Kepala Daerah Terjerat Korupsi Usai Ikuti Pembekalan Presiden
Brankas Tersembunyi dan Aset Fantastis, Ahli Nilai Dugaan TPPU Febrie Perlu Diusut
Drama Amplop Bupati Kuansing-Raja Juli Berujung di KPK, KPK Dalami Asal-usul Uang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:00 WITA

MUI Tegaskan Pria Berkostum Perempuan saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:25 WITA

BGN Larang Dapur MBG Gunakan Minyakita, LPG 3 Kg, dan Beras SPHP

Senin, 27 Juli 2026 - 21:50 WITA

DPR Soroti Maraknya Aksi Main Hakim Sendiri, Minta Pelaku Diproses Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:03 WITA

Yasir Machmud Resmi Dilantik Pimpin DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:58 WITA

527 Ribu Laporan Masuk ke PPATK, Korupsi hingga Penggelapan Jadi Dugaan Terbanyak

Senin, 20 Juli 2026 - 20:03 WITA

Mendagri Soroti Kepala Daerah Terjerat Korupsi Usai Ikuti Pembekalan Presiden

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:21 WITA

Brankas Tersembunyi dan Aset Fantastis, Ahli Nilai Dugaan TPPU Febrie Perlu Diusut

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Drama Amplop Bupati Kuansing-Raja Juli Berujung di KPK, KPK Dalami Asal-usul Uang

Berita Terbaru