Makassar Perkuat Literasi Keuangan dengan Digitalisasi Teknologi Informasi

- Editor

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismawaty Nur. (ist)

i

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismawaty Nur. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Makassar terus mendorong literasi dan inklusi keuangan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Makassar 2024, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismawaty Nur, menyoroti pentingnya digitalisasi dalam memperluas akses keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM.

Dengan tema “Mendorong Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan di Kota Makassar,” acara yang diselenggarakan oleh Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Makassar ini menjadi wadah untuk membahas strategi peningkatan akses layanan keuangan.

Ismawaty menjelaskan bahwa teknologi informasi dapat menjadi kunci dalam mendorong masyarakat yang sebelumnya terhalang akses keuangan untuk lebih aktif secara digital.

Baca Juga :  BPBD Bontang Kenalkan Mitigasi Bencana Sejak Dini di PAUD Al-Kautsar

“Kami mendukung upaya ini dengan menyediakan internet gratis di berbagai ruang publik, sehingga masyarakat, terutama pelaku UMKM, dapat lebih terlibat dalam ekonomi digital,” jelasnya.

Tak hanya itu, Kominfo Makassar juga telah meluncurkan pelatihan digitalisasi keuangan bersama Dinas Koperasi. Program ini termasuk pelatihan penggunaan layanan keuangan digital dan promosi QRIS, hingga menyasar warga lorong untuk memanfaatkan pembayaran digital.

Sebagai bagian dari edukasi generasi muda, Kominfo menjalankan program Kominfo Goes to School yang bertujuan mengajarkan keamanan digital sekaligus meningkatkan literasi keuangan.

Baca Juga :  Dewan Desak Pemkab Kutim Implementasikan Aturan Ketenagakerjaan

“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda memahami dampak pinjaman online dan ancaman dunia maya seperti cyberbullying,” ungkapnya.

Selain Ismawaty, acara ini menghadirkan pembicara dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, dan Fakultas Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Kota Makassar. Peserta rapat terdiri dari perwakilan organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam tim TPAKD Kota Makassar.

Langkah ini menunjukkan komitmen Kota Makassar untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru