Popularitas Bahlil Tembus 70,4 Persen, Elektabilitas Golkar Masih di Posisi Ketiga

- Editor

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. (int)

i

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mencatat tingkat popularitas 70,4 persen dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO). Namun, tingginya pengenalan publik terhadap Bahlil belum sejalan dengan posisi elektabilitas Partai Golkar yang berada di peringkat ketiga dengan perolehan 10,7 persen.

Survei IPO yang dilaksanakan pada 12–20 Oktober 2026 tersebut memotret opini masyarakat terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk persepsi publik terhadap pejabat pemerintah serta peta dukungan partai politik menjelang Pemilu 2029.

Dalam kategori popularitas menteri dan pejabat tinggi Kabinet Merah Putih, Bahlil menempati posisi teratas. Ia juga memperoleh angka 37,5 persen dalam kategori top of mind, yakni pengenalan nama secara spontan ketika responden diminta menyebutkan menteri yang mereka ketahui.

Sementara itu, dalam kategori popularitas di bidang ekonomi, Bahlil mencatat angka 77,4 persen. Capaian tersebut jauh di atas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memperoleh 23,5 persen. Adapun tingkat kepuasan terhadap kinerja Bahlil tercatat sebesar 31,1 persen.

Baca Juga :  KPU Bone Umumkan Pendaftaran Paslon Pilkada 2024, 34.194 Suara Sah Jadi Ambang Batas

Meski memiliki tingkat pengenalan publik yang tinggi, posisi Partai Golkar dalam simulasi pemilihan anggota DPR RI masih berada di bawah Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.

Berdasarkan hasil survei yang sama, Gerindra memperoleh elektabilitas 23,1 persen, disusul PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen. Golkar berada di urutan ketiga dengan 10,7 persen.

Selisih elektabilitas Golkar dengan PDI Perjuangan mencapai 0,9 poin persentase. Sementara jarak Golkar dengan Gerindra tercatat 12,4 poin persentase.

Data tersebut menunjukkan bahwa popularitas seorang tokoh dan elektabilitas partai merupakan dua indikator berbeda. Tingginya pengenalan masyarakat terhadap Bahlil belum dapat secara langsung diartikan sebagai besarnya dukungan pemilih terhadap Golkar.

Pengenalan publik terhadap Bahlil juga bisa dipengaruhi oleh posisinya sebagai Menteri ESDM dan pemberitaan terkait kebijakan energi nasional, bukan semata-mata karena kepemimpinannya di Partai Golkar.

Baca Juga :  BEM STIP Yapi Bone Siap Kawal Pemilu Damai, Anti Hoax dan Provokasi

Untuk mengetahui sejauh mana popularitas Bahlil berkontribusi terhadap dukungan kepada Golkar, diperlukan data pembanding dari survei sebelumnya serta analisis yang secara khusus mengukur hubungan antara pengenalan tokoh dan pilihan partai politik.

Survei IPO juga mencatat 21,6 persen responden menyatakan tidak tahu, tidak menjawab, atau merahasiakan pilihan partai mereka. Angka tersebut menggambarkan adanya responden yang tidak mengungkapkan pilihan politiknya, tetapi tidak serta-merta berarti seluruhnya belum menentukan pilihan.

IPO melaksanakan survei terhadap 1.200 responden dengan metode multistage random sampling. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar ±2,9 persen.

Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai posisi Bahlil dalam pengenalan publik dan posisi Golkar dalam peta elektabilitas partai politik. Namun, hubungan antara kedua indikator tersebut masih membutuhkan pengukuran lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh popularitas ketua umum terhadap dukungan elektoral partai.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : Laman Golkar

Berita Terkait

Golkar Disorot Litbang Kompas, Bone Klaim Kepuasan Masyarakat Masih Tertinggi
PAN Gelar Nikah Massal untuk 28 Pasangan, Peserta Juga Dapat Modal Usaha
Surya Paloh Ungkap Alasan NasDem Dorong Ambang Batas Parlemen 7 Persen
Ilham Arief Sirajuddin Mulai Panaskan Mesin Partai, Roadshow Silaturahmi dan Konsolidasi di Sinjai
Hadiri Rakerda DPD PAN Sinjai, Andi Yuliani Paris Mulai Panaskan Mesin Partai Lantik Relawan Perkuat Struktur dan Jaringan
Viral Dijual, Pulau Umang Ternyata Tak Kantongi Izin Resmi
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
PKN Tunjuk Rudi Juniawan Hamka sebagai Plt Ketua di Kaltim, Fokus Konsolidasi dan Persiapan Musda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Popularitas Bahlil Tembus 70,4 Persen, Elektabilitas Golkar Masih di Posisi Ketiga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:28 WITA

Golkar Disorot Litbang Kompas, Bone Klaim Kepuasan Masyarakat Masih Tertinggi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:31 WITA

PAN Gelar Nikah Massal untuk 28 Pasangan, Peserta Juga Dapat Modal Usaha

Sabtu, 19 September 2026 - 23:41 WITA

Surya Paloh Ungkap Alasan NasDem Dorong Ambang Batas Parlemen 7 Persen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Ilham Arief Sirajuddin Mulai Panaskan Mesin Partai, Roadshow Silaturahmi dan Konsolidasi di Sinjai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Hadiri Rakerda DPD PAN Sinjai, Andi Yuliani Paris Mulai Panaskan Mesin Partai Lantik Relawan Perkuat Struktur dan Jaringan

Jumat, 17 April 2026 - 18:30 WITA

Viral Dijual, Pulau Umang Ternyata Tak Kantongi Izin Resmi

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Berita Terbaru