DIKSIKU.com, Jawa Tengah – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah dengan agenda utama meresmikan pabrik kendaraan listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Kamis (9/4/2026).
Pesawat kepresidenan yang membawa kepala negara beserta rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Adisutjipto sekitar pukul 10.40 WIB. Dalam rombongan tersebut turut hadir Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Setibanya di Yogyakarta, Presiden disambut langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X serta Kapolda DIY Anggoro Sukartono.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari Yogyakarta, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Magelang menggunakan helikopter kepresidenan. Rombongan mendarat di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer (Akmil) Magelang pada pukul 11.10 WIB, sebelum bergerak menuju lokasi peresmian menggunakan kendaraan darat. Presiden terlihat menggunakan mobil Maung berwarna putih.
Peresmian pabrik ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Pabrik tersebut diketahui memproduksi berbagai moda transportasi berbasis listrik, termasuk bus dan truk.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menegaskan pentingnya percepatan transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT), termasuk melalui penggunaan kendaraan listrik.
“Ini sebagaimana yang saudara-saudara ketahui, kita memang kemudian harus bekerja keras untuk sesegera mungkin ya merubah budaya kita, merubah cara bekerja kita dengan kemudian kita mesti beralih ke energi berbasis fosil menjadi energi-energi baru terbarukan atau EBT, yang salah satunya adalah berbasis listrik,” jelas Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong perubahan pola penggunaan transportasi sebagai bagian dari transformasi tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada harga energi.
“Dan sebetulnya memang sudah dan sedang semua dikerjakan oleh pemerintah persiapan menuju ke arah kita ke penggunaan berbasis energi baru dan terbarukan,” ucapnya.
Pemerintah juga mulai mengurangi penggunaan kendaraan dinas serta mengajak masyarakat beralih ke transportasi umum sebagai langkah efisiensi energi.
“Harapannya semua ke depan ini kita akan mandiri secara energi. Tapi memang ini membutuhkan waktu ya, membutuhkan waktu,” tutup Prasetyo.
![]()
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Frida Rijal
Sumber Berita : Liputan6


















