Sulsel Genjot Swasembada Pangan, Proyek Irigasi Rp 764 Miliar Resmi Dimulai

- Editor

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara peletakan batu pertama rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Paket 2 Tahun Anggaran 2026–2027 di DI Leworeng, Desa Tottong, Kecamatan Donri-donri, Rabu (8/4). (ist)

i

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara peletakan batu pertama rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Paket 2 Tahun Anggaran 2026–2027 di DI Leworeng, Desa Tottong, Kecamatan Donri-donri, Rabu (8/4). (ist)

DIKSIKU.com, Soppeng – Program Multiyears Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk pembangunan dan rehabilitasi daerah irigasi resmi dimulai. Proyek dengan total anggaran sekitar Rp764 miliar tersebut ditandai dengan kegiatan groundbreaking di Kabupaten Soppeng.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Paket 2 Tahun Anggaran 2026–2027 di DI Leworeng, Desa Tottong, Kecamatan Donri-donri, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi titik awal pelaksanaan proyek strategis di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Acara tersebut dihadiri Bupati Soppeng Suwardi Haseng, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, unsur Forkopimda, jajaran OPD Pemprov Sulsel, serta petani setempat.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menegaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian melalui perbaikan infrastruktur irigasi.

Baca Juga :  Perkuat Perlindungan Aset dan Kekayaan Intelektual, Bupati Ratnawati Arif Teken Kerjasama Dengan Kakanwil Kemenkum Sulsel

“Groundbreaking rehabilitasi daerah irigasi dimulai di Soppeng untuk 3 DI (rehabilitasi DI Leworeng, Latenreng dan Salobunne) dengan total nilai kurang lebih Rp77 miliar untuk mengembalikan fungsi irigasi yang rusak lebih dari 50 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyelesaian tiga daerah irigasi di Soppeng tersebut diperkirakan mampu meningkatkan cakupan layanan irigasi hingga sekitar 3.000 hektare, sehingga total lahan yang dapat kembali terairi secara normal mencapai 5.300 hektare.

“Ini juga sekaligus operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi guna memudahkan para petani kita serta mendukung swasembada pangan nasional,” tambahnya.

Gubernur berharap pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pintu MTQ Makassar 2026 Dibuka Lebar, Sekolah hingga Masjid Bisa Kirim Peserta

“Kami berharap ini dapat berjalan lancar, tepat waktu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Paket 2 proyek rehabilitasi ini mencakup tiga kabupaten, yakni Soppeng, Bone, dan Wajo, dengan nilai sekitar Rp268,9 miliar dan penanganan 13 daerah irigasi.

Di Kabupaten Bone, pekerjaan meliputi DI Unyi, Lanca, Jaling, Salomekko, Waru-Waru, Bengo, Selli Coppobulu, dan Lalengrie. Sementara di Soppeng mencakup DI Latenreng, Salobunne, dan Leworeng, serta di Wajo meliputi DI Cilellang dan Cenrana.

Secara keseluruhan, program MYP pembangunan irigasi di Sulawesi Selatan dirancang berlangsung selama dua tahun anggaran, 2026 hingga 2027, dengan target cakupan layanan mencapai sekitar 54.000 hektare area irigasi. (*/ril)

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Bupati Lutra Lantik Direktur Tirta Bukae, Desak Benahi Pelayanan dan Tingkatkan Layanan Air Bersih
Kabar Baik bagi Pemilik Kendaraan di Bone, Denda Pajak Dihapus dan Pokok PKB Dipotong 50 Persen
Pisah Sambut Kapolda Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Ungkap Kontribusi Polda Rp58 Miliar
Bupati Luwu Peringatkan 33 Pejabat Baru: Jangan Main-Main, Waktu Kita Singkat
Beras dan Telur Sidrap Siap Perluas Pasar, Bupati Teken Kerja Sama dengan Luwu Timur
RPH Tamangapa Bakal Disulap Jadi Pasar Hewan Terpadu, Ini Rencana Pemkot Makassar
Munafri Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng
Rutan Sinjai Siapkan Pembinaan Berbasis Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan Pengguna NAPZA

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:21 WITA

Bupati Lutra Lantik Direktur Tirta Bukae, Desak Benahi Pelayanan dan Tingkatkan Layanan Air Bersih

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:07 WITA

Kabar Baik bagi Pemilik Kendaraan di Bone, Denda Pajak Dihapus dan Pokok PKB Dipotong 50 Persen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WITA

Pisah Sambut Kapolda Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Ungkap Kontribusi Polda Rp58 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:28 WITA

Bupati Luwu Peringatkan 33 Pejabat Baru: Jangan Main-Main, Waktu Kita Singkat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:45 WITA

RPH Tamangapa Bakal Disulap Jadi Pasar Hewan Terpadu, Ini Rencana Pemkot Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Munafri Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Rutan Sinjai Siapkan Pembinaan Berbasis Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan Pengguna NAPZA

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:10 WITA

Haji Badris Salam Sah Pimpin DPD REI Sulsel Periode 2026-2029

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (int)

Internasional

Merasa Paling Berjasa, Trump Protes Tak Dapat Nobel Perdamaian 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:43 WITA