Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kutim, Bupati Ardiansyah Janjikan Peningkatan Koordinasi Antar OPD

- Editor

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (ist)

i

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-28 yang membahas tanggapan pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, Senin (24/6/2024).

Dalam rapat ini, Pemerintah Kabupaten Kutim merespons kritikan yang dilontarkan Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) pada Rapat Paripurna ke-27, Kamis (13/6/2024) lalu.

Pada Rapat Paripurna ke-28 ini, Bupati Kutim Adiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Pemkab Kutim akan terus berupaya memperkuat koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan sinergi yang baik dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah.

“Kami akan meningkatkan koordinasi antar OPD agar setiap program yang direncanakan bisa berjalan dengan baik, dan realisasi penyerapan anggaran dapat mencapai hasil yang maksimal,” ujar Ardiansyah.

Selain itu, Bupati Kutim juga menyoroti pentingnya peningkatan akses pelayanan publik. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik yang berkualitas.

“Kami akan terus berupaya agar layanan publik dapat lebih mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu, langkah ini juga akan mendukung optimalisasi pertumbuhan ekonomi di Kutim,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kutim Berikan Dukungan Penuh Untuk Pembangunan Stadion Mini di Setiap Kecamatan

Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna ke-27 lalu Fraksi AKB mengutarakan pandangan kritis mereka terhadap kinerja pemerintah, terutama dalam hal peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang dinilai tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Salah satu anggota Fraksi AKB, Mulyana, menyampaikan bahwa kurangnya koordinasi antara pemerintah dan OPD menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan tidak tercapainya target PAD. Target PAD yang ditetapkan sebesar Rp 787,53 miliar, namun pada kenyataannya, hanya 44,76 persen dari target tersebut yang terealisasi.

Mulyana menilai, angka tersebut menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan PAD tidak berjalan dengan efektif.

Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih fokus pada evaluasi kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) dan perusahaan daerah (Perusda) yang memiliki kontribusi signifikan terhadap PAD.

“Pemerintah harus lebih serius dalam mengevaluasi kontribusi BUMD dan Perusda. Langkah ini sangat penting untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut dapat memberikan kontribusi yang maksimal bagi peningkatan PAD,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Kutim Dukung Penuh Raperda Perkebunan Berkelanjutan: Harapan Baru Untuk Investasi

Lebih lanjut, Mulyana juga mengingatkan bahwa evaluasi yang lebih mendalam terhadap program-program pemerintah diperlukan, agar setiap program yang direncanakan dapat mencapai hasil yang optimal.

Ia menekankan pentingnya sinergi yang lebih baik antara pemerintah dan OPD, untuk memastikan bahwa setiap target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Koordinasi yang baik antar OPD sangat penting. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap program yang direncanakan berjalan sesuai dengan rencana, sehingga target-target yang telah ditetapkan, termasuk PAD, dapat tercapai dengan baik,” pungkas Mulyana.

Dengan berbagai catatan kritis yang disampaikan oleh Fraksi AKB, Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Pemkab Kutim akan terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan kinerja pemerintah dalam berbagai aspek.

Ia menyatakan bahwa masukan dari fraksi-fraksi di DPRD merupakan bagian penting dari proses evaluasi yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah.

“Kami menghargai setiap masukan yang diberikan oleh fraksi-fraksi di DPRD. Ini adalah bagian dari proses evaluasi yang akan kami lakukan untuk memastikan bahwa kinerja pemerintah terus meningkat dan memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat Kutim,” tutup Ardiansyah. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai
Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata
Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional
Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan
Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai
Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan
DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Selasa, 8 September 2026 - 21:02 WITA

Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:56 WITA

Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WITA

Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:07 WITA

LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA