Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu

- Editor

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (int)

i

Presiden Prabowo Subianto. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kontestasi politik seharusnya disalurkan melalui mekanisme pemilihan umum, bukan melalui aksi-aksi yang berujung pada gangguan keamanan. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam forum tersebut, Prabowo menyatakan bahwa pihak-pihak yang tidak sejalan dengan kepemimpinannya memiliki ruang untuk berkompetisi secara terbuka pada Pemilihan Presiden 2029. Ia menilai perbedaan pandangan politik tidak semestinya diwujudkan dalam tindakan yang berpotensi memicu kerusuhan.

Baca Juga :  Kemenkes Target Angka Obesitas Capai 3 Persen di 2030

Prabowo menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara dalam sistem demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa aksi yang mengarah pada kekerasan, perusakan fasilitas, atau tindakan melanggar hukum justru dapat merugikan kepentingan nasional.

Menurutnya, instabilitas keamanan akan berdampak langsung pada kepercayaan investor dan upaya penciptaan lapangan kerja. Ia menyebut aksi anarkistis seperti pembakaran dan penggunaan bahan berbahaya sebagai tindak pidana yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan keyakinannya bahwa sebagian aksi destruktif tidak sepenuhnya muncul secara spontan. Ia menyebut adanya indikasi campur tangan pihak luar, meski tidak memaparkan detail lebih lanjut terkait hal tersebut.

Baca Juga :  Andi Islamuddin Terima UHC Award 2024, Bukti Komitmen Bone Pada Kesehatan Warga

Prabowo turut mengajak masyarakat untuk menilai situasi nasional secara objektif dengan melihat berbagai capaian yang telah dicapai pemerintah. Ia menyatakan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 tersebut dihadiri oleh jajaran menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia sebagai forum sinkronisasi kebijakan nasional dan daerah.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu
Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027
Prabowo Minta Sanksi Pelaku Karhutla Diperberat
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Jadi Senjata Aparat
Mentan Amran Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Kinerja Menteri
HPN 2027 Digelar di Lampung, PWI Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Wow, Anggaran MBG 2027 Diusulkan Sebesar Rp232,50 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:56 WITA

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Senin, 21 September 2026 - 21:09 WITA

Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05 WITA

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027

Rabu, 16 September 2026 - 23:53 WITA

Prabowo Minta Sanksi Pelaku Karhutla Diperberat

Rabu, 9 September 2026 - 10:37 WITA

DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Jadi Senjata Aparat

Senin, 7 September 2026 - 19:34 WITA

Mentan Amran Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Kinerja Menteri

Kamis, 3 September 2026 - 23:31 WITA

HPN 2027 Digelar di Lampung, PWI Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Kamis, 3 September 2026 - 20:37 WITA

Wow, Anggaran MBG 2027 Diusulkan Sebesar Rp232,50 Triliun

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA