Tak Ingin Anak Putus Sekolah karena Biaya, Bupati Luwu Perkuat Program Seragam Gratis

- Editor

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Patahudding Tegaskan Anak Luwu Tak Boleh Kehilangan Sekolah karena Faktor Ekonomi. (ist)

i

Bupati Patahudding Tegaskan Anak Luwu Tak Boleh Kehilangan Sekolah karena Faktor Ekonomi. (ist)

DIKSIKU.com, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat program peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran seragam sekolah gratis plus, peluncuran Hari Literasi, dan pencanangan Sekolah Sehat di SD Negeri 59 Noling, Kamis (15/10/2026).

Bupati Luwu, Patahudding, menyerahkan secara simbolis bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam, sepatu, dan tas kepada peserta didik. Program tersebut ditujukan untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Luwu.

Patahudding menegaskan, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi anak untuk kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Program ini menjadi salah satu prioritas kami karena tidak ingin ada anak-anak di Kabupaten Luwu yang tidak bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi, termasuk karena tidak mampu membeli seragam dan perlengkapan sekolah,” ujarnya.

Ia meminta seluruh jajaran terkait menyosialisasikan program pemerintah daerah secara luas agar masyarakat, khususnya orang tua siswa, memahami manfaat bantuan yang diberikan.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Bendera, Kepala BNNK Bone Ingatkan Bahaya Narkoba ke Pelajar MAN 1

Menurut Patahudding, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas belajar. Pembentukan karakter anak juga harus menjadi perhatian bersama antara guru dan orang tua.

Ia menekankan pentingnya menanamkan sopan santun, etika, penghormatan kepada orang yang lebih tua, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga bagaimana membentuk karakter anak sejak dini. Karena itu, peran guru dan orang tua harus berjalan bersama,” tegasnya.

Selain penyaluran seragam gratis plus, Pemkab Luwu juga mencanangkan program Sekolah Sehat yang mencakup pengelolaan sampah, pemanfaatan pekarangan sekolah, pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta pengelolaan kantin yang bersih dan sehat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut melibatkan kerja sama dengan Dinas Kesehatan, termasuk untuk mendukung pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala bagi peserta didik.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah meluncurkan Hari Literasi SDN 59 Noling sebagai upaya membangun kebiasaan membaca dan meningkatkan minat belajar siswa sejak dini.

Baca Juga :  Ketua KONI Temui Bupati Ratnawati Arif Bahas Kesiapan Porprov ke XVIII 2026

Bupati bersama rombongan juga meninjau kebun sayur sekolah yang menjadi bagian dari pemanfaatan pekarangan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif. Selain itu, masker dibagikan kepada siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mereka.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, Wakil Ketua Forum KKS Nilasari Dhevy, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Imran, Kepala Dinas Kesehatan Rosnawary, Camat Bua Ponrang Bunawar Paemo, serta unsur pemerintah kecamatan, desa, dan tenaga pendidik.

Patahudding berharap seluruh program pendidikan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan melalui dukungan sekolah, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar berlangsung aman, sehat, dan nyaman. (*)

Penulis : Rudi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Pemkab Bone Usulkan Pendirian SMA Taruna Nusantara ke Kementerian Pertahanan
Diskominfo Soppeng Evaluasi Standar Pelayanan Publik, Buka Ruang Kritik dan Masukan Masyarakat
Bupati Andi Asman Dorong RSUD La Mappapenning Berbenah, Aspirasi Warga Jadi Kunci
Luwu Utara Andalkan Beras Tarone, Kopi Seko hingga Tenun Rongkong di Sulsel Expo 2026
Kemiskinan Turun, Sidrap Bidik Capaian Berikutnya: Tekan Angka Pengangguran
Krisis Air Bersih di Makassar, Pemprov Sulsel Salurkan 403 Ribu Liter untuk 13.235 Warga
Langganan Banjir, Paccerakkang Makassar Dikeruk, 150 Personel Diterjunkan
Pemprov Sulsel Percantik Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Sepanjang 6,95 Kilometer

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pemkab Bone Usulkan Pendirian SMA Taruna Nusantara ke Kementerian Pertahanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:03 WITA

Diskominfo Soppeng Evaluasi Standar Pelayanan Publik, Buka Ruang Kritik dan Masukan Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:52 WITA

Bupati Andi Asman Dorong RSUD La Mappapenning Berbenah, Aspirasi Warga Jadi Kunci

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Tak Ingin Anak Putus Sekolah karena Biaya, Bupati Luwu Perkuat Program Seragam Gratis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Kemiskinan Turun, Sidrap Bidik Capaian Berikutnya: Tekan Angka Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Krisis Air Bersih di Makassar, Pemprov Sulsel Salurkan 403 Ribu Liter untuk 13.235 Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Langganan Banjir, Paccerakkang Makassar Dikeruk, 150 Personel Diterjunkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:39 WITA

Pemprov Sulsel Percantik Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Sepanjang 6,95 Kilometer

Berita Terbaru