Terinspirasi Jepang, MBG Kini Terapkan Sistem Prasmanan di Sekolah

- Editor

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BGN uji pola prasmanan MBG di Blora, Jawa Tengah, Senin (5/10/2026).

i

BGN uji pola prasmanan MBG di Blora, Jawa Tengah, Senin (5/10/2026).

DIKSIKU.com, Blora – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji pola baru dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menerapkan sistem prasmanan. Melalui skema ini, siswa diberikan kesempatan mengambil sendiri makanan sesuai kebutuhan dan porsi yang mereka inginkan.

Uji coba tersebut dimulai di SDN 5 Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngawen 1, Senin (5/10/2026).

Sistem prasmanan ini berbeda dengan mekanisme sebelumnya yang memberikan makanan dalam porsi yang telah ditentukan. Para siswa kini mengambil makanan secara mandiri dengan harapan makanan yang diambil dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan masing-masing.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita, mengatakan penerapan sistem tersebut mengacu pada Nota Dinas Deputi Sistem Tata dan Kelola Nomor 43 tertanggal 30 September 2026.

“SPPG Ngawen 1 merupakan satu dari 42 SPPG di berbagai wilayah Indonesia yang ditunjuk untuk menjalankan uji coba sistem ini,” ujar Artika dalam keterangan pers yang diterima tvOnenews.com, Senin (5/10/2026).

Baca Juga :  Prabowo Gaspol MBG, Airlangga Sebut Rp 60 Triliun Sudah Terserap

Pada hari pertama pelaksanaan, sistem tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Selain membuat suasana makan lebih menyenangkan, pola prasmanan dinilai dapat mengurangi makanan yang tersisa dan terbuang.

“Kalau kita lihat anak-anak lebih antusias, lebih senang ketika mereka dapat mengambil makanannya sendiri karena bisa disesuaikan sama keinginan. Jadi ngambilnya sesuai, enggak dibuang-buang,” ungkap Artika.

Sistem ini juga memungkinkan makanan dikonsumsi dalam kondisi lebih hangat karena makanan langsung diambil setelah disajikan.

Mitra SPPG Ngawen 1, Febrian Candra, menjelaskan konsep tersebut dikembangkan setelah BGN melakukan studi tiru terhadap sistem makan sekolah di Jepang yang dikenal dengan istilah Kyushoku.

Menurutnya, penerapan prasmanan dalam MBG tidak hanya berkaitan dengan teknis pembagian makanan. Sistem tersebut juga diarahkan untuk membangun kebiasaan positif dan karakter siswa sejak usia dini.

Baca Juga :  Mendagri Soroti Kepala Daerah Terjerat Korupsi Usai Ikuti Pembekalan Presiden

“Di dalamnya ada integrasi edukasi gizi dan karakter, keterlibatan aktif peserta didik, pengendalian sisa makanan (zero food waste), pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pembentukan budaya makan positif,” terang Febrian.

Sementara itu, siswa kelas 5 SDN 5 Ngawen, Remo Bimo Giwantoro, mengaku senang dengan mekanisme baru tersebut karena bisa memilih sendiri jumlah makanan yang akan diambil.

“Iya senang bisa ambil sendiri, bisa ambil banyak,” celetuk Remo.

Uji coba sistem prasmanan MBG di SDN 5 Ngawen dijadwalkan berlangsung selama dua pekan. Selama masa tersebut, efektivitas distribusi makanan, tingkat kepuasan siswa, hingga jumlah makanan yang terbuang akan dipantau.

Hasil pemantauan selanjutnya akan dilaporkan kepada BGN pusat sebagai bahan evaluasi untuk menentukan keberlanjutan penerapan sistem prasmanan dalam program MBG di berbagai daerah.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : TV One

Berita Terkait

Resmi Berubah! Polri Tinggalkan “Presisi”, Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”
Tembus 27.022 Unit, BGN Tambah 480 Dapur SPPG di 16 Provinsi
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Pernah Ungkap 2,6 Ton Sabu Cair
Dari Menteri hingga Kapolri, Prabowo Lantik 18 Pejabat dalam Reshuffle Ketujuh
Puan Maharani Tanggapi Jokowi Pamer KTA PSI: Alhamdulillah, Selamat
Pemerintah Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah Mulai 2027
Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu
Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:42 WITA

Terinspirasi Jepang, MBG Kini Terapkan Sistem Prasmanan di Sekolah

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:36 WITA

Resmi Berubah! Polri Tinggalkan “Presisi”, Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:33 WITA

Tembus 27.022 Unit, BGN Tambah 480 Dapur SPPG di 16 Provinsi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:01 WITA

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Pernah Ungkap 2,6 Ton Sabu Cair

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Dari Menteri hingga Kapolri, Prabowo Lantik 18 Pejabat dalam Reshuffle Ketujuh

Selasa, 29 September 2026 - 18:46 WITA

Puan Maharani Tanggapi Jokowi Pamer KTA PSI: Alhamdulillah, Selamat

Selasa, 29 September 2026 - 14:14 WITA

Pemerintah Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah Mulai 2027

Kamis, 24 September 2026 - 12:56 WITA

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Berita Terbaru