MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas

- Editor

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Semarang – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pihak sekolah memiliki ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), termasuk meminta perubahan menu apabila dinilai tidak sesuai. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungannya ke SMPN 1 Semarang, Kamis (23/4/2026), di hadapan siswa dan tenaga pengajar. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa variasi menu dalam program MBG dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan masukan dari sekolah. 

“Bisa, jadi kalau kepala sekolah menu seperti ini sama terus bisa request, misalnya ini apa (menu yang diinginkan), itu bisa,” kata Zulhas. 

Baca Juga :  Jokowi Tegaskan Tak Pernah Meresmikan Bandara IMIP di Morowali

Ia menyebutkan bahwa penyusunan menu saat ini telah mengikuti perkembangan selera generasi muda. Menurutnya, pilihan makanan kini lebih beragam dibandingkan masa lalu. 

“Sekarang itu macam-macam menunya. Seperti di zaman saya belum ada teriyaki chicken. Banyak makanan anak-anak zaman sekarang,” ujar dia. 

Lebih lanjut, Zulhas menegaskan bahwa kualitas gizi tetap menjadi acuan utama dalam program tersebut. Jika ditemukan makanan yang tidak memenuhi standar, sekolah dapat mengajukan keberatan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

“Kalau nanti makanan itu tidak sesuai, misal proteinnya tidak ada, bisa protes. Sekali, dua kali, tiga kali, kalau diabaikan, kita cek, bisa di-suspend,” tegasnya. 

Baca Juga :  Program MBG di Penjara Makin Luas, Narapidana Punya Kesempatan Kerja dan Gaji

Ia juga mengakui kemungkinan adanya masalah teknis di lapangan, termasuk kualitas makanan. Namun, ia meminta agar keluhan tidak disebarkan melalui media sosial, melainkan disampaikan melalui jalur resmi. 

“(Nasi basi bisa dikomplain?) Bisa, bisa dikomplain. Cuma saya mengimbau, kalau ada masalah jangan akting di medsos, dong. Sampaikan SPPG,” terangnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Zulhas turut berinteraksi dengan siswa melalui sesi tanya jawab terkait pengetahuan gizi. Empat siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa tablet Android.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Frida Rijal

Sumber Berita : Detik.com

Berita Terkait

Yasir Machmud Resmi Dilantik Pimpin DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031
527 Ribu Laporan Masuk ke PPATK, Korupsi hingga Penggelapan Jadi Dugaan Terbanyak
Mendagri Soroti Kepala Daerah Terjerat Korupsi Usai Ikuti Pembekalan Presiden
Brankas Tersembunyi dan Aset Fantastis, Ahli Nilai Dugaan TPPU Febrie Perlu Diusut
Drama Amplop Bupati Kuansing-Raja Juli Berujung di KPK, KPK Dalami Asal-usul Uang
BPK Bongkar 1.600 Pendamping PKH Double Job, Ratusan Diminta Kembalikan Gaji
Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara
Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:03 WITA

Yasir Machmud Resmi Dilantik Pimpin DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:58 WITA

527 Ribu Laporan Masuk ke PPATK, Korupsi hingga Penggelapan Jadi Dugaan Terbanyak

Senin, 20 Juli 2026 - 20:03 WITA

Mendagri Soroti Kepala Daerah Terjerat Korupsi Usai Ikuti Pembekalan Presiden

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Drama Amplop Bupati Kuansing-Raja Juli Berujung di KPK, KPK Dalami Asal-usul Uang

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:29 WITA

BPK Bongkar 1.600 Pendamping PKH Double Job, Ratusan Diminta Kembalikan Gaji

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:40 WITA

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:04 WITA

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir

Selasa, 28 April 2026 - 13:54 WITA

Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik

Berita Terbaru