KPPN Release Kinerja APBN Kabupaten Sinjai Periode Triwulan Pertama Tahun 2026

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai merelease terkait kinerja APBN Kabupaten Sinjai periode triwulan I tahun 2026, berkolaborasi dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba, Rabu (6/5/2026).

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sinjai, Suhartono mengatakan, realisasi pendapatan-pendapatan Kabupaten Sinjai pada triwulan I tahun 2026 mencapai Rp 11,64 milyar atau 17,15 persen dari target pendapatan tahun 2026 sebesar Rp 67,87 milyar.

Pendapatan Kabupaten Sinjai terdiri dari penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan paja, masing-masing sebesar Rp 10,11 milyar dan Rp 1,53 milyar. Pendapatan tersebut mengalami kontraksi sebesar Rp 790 juta atau 6,36 persen dibandingkan pendapatan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Ia mengatakan, realisasi penerimaan pajak Kabupaten Sinjai juga mengalami kontraksi sebesar Rp 180 juta atau 1,75 persen dibandingkan tahun lalu. Sebagian besar penerimaan pajak berasal dari PPh Pasal 21 dan PPN Dalam Negeri.

Kontraksi juga terjadi pada realisasi PNBP sebesar Rp 610 juta atau sebesar 28,5 persen dibandingkan pendapatan tahun lalu. Penerimaan PNBP didominasi oleh penerimaan yang berasal dari Pendapatan Administrasi Dan Penegakan Hukum (4252).

Sedangkan, realisasi belanja APBN Kabupaten Sinjai sebesar Rp 271,85 milyar atau sebesar 26,48 persen dari total pagu sebesar Rp. 1.026,69 milyar. Realisasi Belanja Negara mengalami kontraksi sebesar 4,01 pesen (yoy). Realisasi Belanja Pemerintah Pusat pada KPPN Sinjai telah mencapai Rp 42,55 milyar atau sebesar 14,36 persen dari total pagu sebesar Rp 296,24 milyar.

Baca Juga :  Sejumlah Pejabat Teras Pemkab Sinjai Ikuti Uji Kompetisi dan Evaluasi Kinerja

“Realisasi ini mengalami kontraksi sebesar Rp 5,12 milyar atau sebesar 10,74 persen (yoy),” ujarnya.

Suhartono menjelaskan, kontraksi terjadi pada belanja pegawai dan belanja barang yang mengalami kontraksi masing-masing sebesar Rp 5,53 miliar dan Rp 160 juta. Realisasi Belanja Pegawai sebesar Rp 31,72 milyar atau 23,72 persen dari pagu sebesar Rp 133,70 milyar, digunakan antara lain untuk gaji dan tunjangan yang melekat pada PNS dan TNI/Polri, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Pejabat Negara, serta Uang Makan PNS dan Belanja Uang Lauk Pauk TNI/Polri dan lainnya.

Realisasi Belanja Barang sebesar Rp 9,93 milyar atau 24,07 persen dari pagu sebesar Rp 41,25 milyar. Realisasi ini sudah memenuhi target nasional untuk belanja barang sebesar 15 persen sampai dengan Triwulan I.

“Belanja barang ini digunakan untuk keperluan operasional dan non operasional satuan kerja K/L. Sementara realisasi Belanja Modal sebesar Rp 899 juta atau 0,74 persen dari pagu sebesar Rp 121,28 milyar,” jelasnya.

Sedangkan, untuk transfer ke daerah – realisasi TKD Kabupaten Sinjai s.d. tanggal 31 Maret 2026, sebesar Rp 229,30 milyar, atau sebesar 31,39 persen dari pagu yang disediakan sebesar Rp 730,45 milyar.

Baca Juga :  FKUB Sinjai Gelar Pembinaan Moderasi Beragama Berbasis Cinta

“Realisasi ini mengalami kontraksi sebesar 2,64 persen (yoy). TKD Kabupaten Sinjai meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Transfer Khusus dan Dana Desa,” sebutnya.

Suhartono menambahkan, untuk realisasi DBH sebesar Rp 600 juta atau 11,53 persen dari pagu sebesar Rp 5,21 milyar, realisasi DBH ini mengalami kontraksi sebesar Rp 450 juta atau 42,79 persen (yoy). Realisasi DAU sebesar Rp 173,32 milyar atau 32,60 persen dari total pagu sebesar Rp 531,59 milyar, realisasi DAU ini mengalami kontraksi sebesar Rp 6,09 milyar atau 3,40 persen (yoy).

Realisasi DAK Non Fisik sebesar Rp 49,91 milyar atau 30,87 persen dari pagu sebesar Rp 161,67 milyar, realisasi ini mengalami peningkatan sebesar Rp 15,19 milyar atau 43,75 persen (yoy). Realisasi Dana Desa sebesar Rp 5,47 milyar atau 25,56 persen dari pagu sebesar Rp 21,40 milyar, realisasi Dana Desa mengalami kontraksi sebesar Rp 14,87 milyar atau 73,11 persen (yoy).

“Sedangkan, realisasi DAK Fisik belum ada hingga akhir triwulan I 2026,” pungkasnya. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : Humas KPPN

Berita Terkait

Bupati Ratnawati Arif Terima Kunjungan Dirut PT. Jamkrida Sulsel, Bangun Sinergitas
Transformasi Digital Birokrasi, Bupati Ratnawati Arif Luncurkan Aplikasi “SAMAKI”
Cegah Praktik Judi Online, Propam Polres Sinjai Sidak Ponsel Personel
Ketidakpastian Global Meningkat, Bakastra HIPMI Sulsel Rumuskan Langkah Adaptif
Pemprov Sulsel Angkat Bicara Soal Proyek Irigasi yang Disorot di Bulukumba
Momentum Hardiknas, Forbes Bone Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Disdik Beramal Run Semarakkan Peringatan Hardiknas 2026 di Bone
Musrenbang Sulsel 2026 Digelar, Gubernur Ajak Kepala Daerah Perkuat Sinergi Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:34 WITA

KPPN Release Kinerja APBN Kabupaten Sinjai Periode Triwulan Pertama Tahun 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:47 WITA

Transformasi Digital Birokrasi, Bupati Ratnawati Arif Luncurkan Aplikasi “SAMAKI”

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:22 WITA

Cegah Praktik Judi Online, Propam Polres Sinjai Sidak Ponsel Personel

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WITA

Ketidakpastian Global Meningkat, Bakastra HIPMI Sulsel Rumuskan Langkah Adaptif

Senin, 4 Mei 2026 - 15:57 WITA

Pemprov Sulsel Angkat Bicara Soal Proyek Irigasi yang Disorot di Bulukumba

Senin, 4 Mei 2026 - 14:55 WITA

Momentum Hardiknas, Forbes Bone Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

Senin, 4 Mei 2026 - 09:14 WITA

Disdik Beramal Run Semarakkan Peringatan Hardiknas 2026 di Bone

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:11 WITA

Musrenbang Sulsel 2026 Digelar, Gubernur Ajak Kepala Daerah Perkuat Sinergi Pembangunan

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Wanti-wanti Silpa Tinggi, Dishub Diminta Berbenah

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:21 WITA

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Minta Dishub Cari Sumber PAD Selain Parkir

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:55 WITA